Status Naik Jadi Polresta, Kapolda Tekankan Pelayanan Cepat, Humanis, dan Profesional
LINTASTIDARNEWS (BATANG) – Kepolisian Resor (Polres) Batang resmi bertransformasi menjadi Polresta Batang. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, dalam upacara yang digelar di halaman Mapolresta Batang, Kamis (16/7/2026).
Prosesi pengukuhan dihadiri Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, Dandim 0736/Batang Letkol Inf Didik Sudarmawan, Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Ketua Pengadilan Negeri Batang, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Bhimasena Power Indonesia.
Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa perubahan status dari Polres menjadi Polresta bukan sekadar pergantian nama organisasi, melainkan amanah besar yang harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Status baru ini harus diikuti dengan peningkatan kemampuan organisasi, kecepatan respons dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,”
tegas Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Kapolda menjelaskan, Kabupaten Batang kini berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dengan hadirnya kawasan industri dan meningkatnya arus investasi. Kondisi tersebut membawa konsekuensi meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kompleksitas tantangan keamanan.
Karena itu, menurutnya, Polresta Batang dituntut mampu meningkatkan kapasitas organisasi, memperkuat profesionalisme personel, serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini bersinergi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saya atas nama pimpinan Polri di Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang dan Forkopimda atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujarnya.
Ia mengingatkan, meningkatnya status organisasi juga akan diiringi dengan ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta terus mengembangkan kompetensi melalui proses belajar dan pelatihan secara berkelanjutan.
“Untuk memperbaiki institusi hanya ada dua cara, yaitu belajar dan berlatih. Rekan-rekan harus terus meningkatkan kemampuan, tetap rendah hati, dan bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.
Kapolda menegaskan, terciptanya keamanan tidak dapat diwujudkan oleh Polri semata. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan, terutama di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri di Kabupaten Batang.
Ia berharap, pengukuhan Polresta Batang menjadi momentum lahirnya budaya kerja yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa peningkatan status Polres Batang menjadi Polresta merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat organisasi sesuai dinamika perkembangan wilayah Kabupaten Batang.
Menurutnya, penguatan struktur organisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
“Peningkatan status ini menjadi bentuk penguatan organisasi agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat berjalan semakin baik,” kata Artanto.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi bersama Polresta Batang dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
“Dengan sinergi yang baik, kami optimistis Kabupaten Batang akan semakin aman, tertib, dan kondusif sehingga mampu mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(A
