Gangguan Pembangkit, Sejumlah Wilayah Makassar Digilir Padam Listrik Malam Ini
MAKASSAR, LINTASTIDARNEWS.ID – Sejumlah wilayah di Kota Makassar terdampak pemadaman listrik berkala pada Selasa (1/9/2026) malam. Pemadaman berlangsung sekitar pukul 19.30 hingga 22.00 WITA akibat gangguan pada infrastruktur ketenagalistrikan di sisi pembangkit.
Gangguan tersebut menyebabkan pasokan listrik di sebagian wilayah sistem Sulbagsel berkurang. Akibatnya, pemadaman dilakukan secara berkala di sejumlah kawasan untuk menyesuaikan kondisi pasokan listrik yang tersedia.
Pemadaman tidak hanya menyasar kawasan permukiman, tetapi juga sejumlah fasilitas umum, lingkungan kampus, perkantoran, hingga kawasan industri.
Kawasan Perintis Kemerdekaan Terdampak
Sejumlah wilayah di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan menjadi salah satu kawasan yang terdampak pemadaman.
Wilayah tersebut antara lain sebagian Jalan Perintis Kemerdekaan, Kantor Imigrasi, Kampus UMI Parang, Jalan Biring Romang, Jalan Lanraki, Hotel Sarison, Jalan Perintis Kemerdekaan VII dan III, Jalan St. Sahabat, serta kawasan di sekitarnya.
Pemadaman juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum dan kawasan permukiman, di antaranya RS Cahaya Medika, Perumahan Puri Asri, BTN Antara, BTN Asal Mula, Perumahan Griya Bakti Utama, Dinas Pendidikan Sulsel, Dinas Kesehatan Sulsel, Gereja Kare, Borlindo, Kampus Poltek Ujung Pandang, dan MicroFinance Unhas.
Kawasan Industri hingga Akses Bandara Ikut Terdampak
Gangguan pasokan listrik juga dirasakan di sejumlah kawasan industri dan jalur menuju Bandara.
Beberapa lokasi yang terdampak meliputi Jalan KIMA Raya 8, 16, 17, 19, dan 20, PT Phokphand KIMA, Jalan Ir. Sutami arah Bandara, Gudang 88, serta Patte’ne Business Park dan kawasan sekitarnya.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat maupun operasional sejumlah fasilitas dan perusahaan, terutama selama pasokan listrik belum kembali normal.
Masyarakat Diminta Antisipasi
Pemadaman berkala dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam, mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WITA.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengantisipasi kemungkinan terganggunya aktivitas selama periode pemadaman. Pengguna listrik juga diharapkan menyesuaikan kebutuhan dan penggunaan peralatan elektronik hingga kondisi kelistrikan kembali normal.
Gangguan pada sisi pembangkit menjadi faktor utama berkurangnya pasokan listrik di sebagian sistem Sulbagsel malam ini. Pemulihan pasokan diharapkan dapat dilakukan setelah kondisi infrastruktur ketenagalistrikan kembali stabil.(Ainun – Mkssr)
