TransTRACK Perkuat Keselamatan Sumatera Utara Rally 2026 Lewat Rally Tracking System

0
IMG_20260812_102904

Kabupaten Simalungun, LINTASTIDARNEWS.ID – Teknologi menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keselamatan peserta di ajang reli yang memiliki karakter lintasan panjang dan tersebar. Hal itu pula yang dilakukan TransTRACK dengan menerapkan Rally Tracking System pada gelaran Sumatera Utara Rally 2026 yang berlangsung di kawasan Tobasari, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Sumatera Utara Rally 2026 menjadi bagian dari rangkaian FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) sekaligus Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally. Berdasarkan informasi FIA APRC, putaran Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026.

Dalam gelaran tersebut, sistem pelacakan TransTRACK digunakan untuk membantu Race Control memantau pergerakan peserta secara real-time. Teknologi tersebut memanfaatkan konektivitas seluler dan satelit sehingga posisi kendaraan dapat dipantau, termasuk ketika kendaraan berhenti atau membutuhkan penanganan.

Berdasarkan data penyelenggaraan yang disampaikan TransTRACK, sistem ini digunakan untuk memantau 45 peserta yang mengikuti 12 Special Stage (SS) di Tobasari A, Tobasari B, dan Bah Butong. Total lintasan yang ditempuh mencapai 231,10 kilometer dalam dua hari.

Pantau Posisi Peserta hingga Kondisi Darurat

Pemantauan secara langsung menjadi penting dalam olahraga reli karena peserta tidak hanya berhadapan dengan kecepatan, tetapi juga karakter lintasan yang panjang, berliku, dan berada di sejumlah titik yang berjauhan.

Ketika kendaraan berhenti atau terjadi insiden, informasi dari sistem dapat membantu Race Control mengetahui kondisi di lapangan dengan lebih cepat. Informasi tersebut kemudian dapat menjadi bagian dari koordinasi untuk menentukan respons keselamatan sesuai prosedur perlombaan.

Teknologi serupa sebelumnya telah diuji TransTRACK dalam Kejurnas Sprint Rally 2026 di Deli Serdang pada April lalu. Saat itu, sistem dikembangkan untuk memberikan pembaruan posisi kendaraan secara real-time dan dilengkapi sejumlah fitur keselamatan seperti tombol SOS, OK, Fire, dan Blocked Road.

Pengembangan tersebut merupakan kelanjutan dari penerapan teknologi pemantauan TransTRACK di ajang reli sejak 2024. Sistem tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat pelacak, tetapi juga dirancang untuk membantu komunikasi kondisi kendaraan antara peserta dan pihak pengelola perlombaan.

Baca Juga  Sekitar 140 Pedagang Terdampak Relokasi Desak Pemkab Banyumas Cari Solusi, Kuasa Hukum Siapkan Audiensi

Data Tracking Jadi Pendukung Evaluasi

Selain membantu merespons situasi di lintasan, rekaman dari Rally Tracking System juga dapat menjadi data pendukung bagi perangkat perlombaan ketika melakukan evaluasi terhadap suatu kejadian.

Namun, sistem tersebut tidak mengambil alih kewenangan pengawas perlombaan. Keputusan terkait red flag, penghentian sementara Special Stage, maupun keputusan teknis perlombaan tetap berada di tangan perangkat perlombaan sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan demikian, teknologi ditempatkan sebagai alat pendukung untuk mempercepat penyampaian informasi, bukan sebagai pengganti prosedur keselamatan dan keputusan resmi penyelenggara.

Terus Dikembangkan untuk Dunia Reli

Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, mengatakan penerapan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan sistem pemantauan yang semakin sesuai dengan kebutuhan olahraga reli.

“Dalam rally, setiap detik dan informasi dari lintasan sangat berarti. Rally Tracking System kami kembangkan bukan sekadar untuk menunjukkan posisi kendaraan, tetapi untuk membantu Race Control memperoleh informasi yang dibutuhkan agar situasi di lintasan dapat diketahui dan direspons lebih cepat,” kata Anggia.

Menurutnya, keterlibatan dalam ajang APRC juga menjadi kesempatan bagi TransTRACK untuk menguji sekaligus menyempurnakan teknologi yang dikembangkan di Indonesia.

“APRC menjadi kesempatan bagi kami untuk membuktikan sekaligus terus menyempurnakan teknologi yang dikembangkan di Indonesia,” ujarnya.

TransTRACK sendiri selama ini dikenal sebagai perusahaan teknologi yang mengembangkan solusi fleet management, telematics, dan optimalisasi operasional kendaraan. Sistem pemantauan kendaraan secara real-time menjadi salah satu teknologi yang dikembangkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus aspek keselamatan dalam pengelolaan armada.

Pengalaman tersebut kemudian dikembangkan ke dunia motorsport. Bagi TransTRACK, penerapan Rally Tracking System di Sumatera Utara Rally 2026 menjadi bagian dari proses pengembangan teknologi agar pemantauan kendaraan di lintasan reli semakin cepat, terukur, dan mampu mendukung koordinasi keselamatan.

Baca Juga  Penghormatan Terakhir Penuh Khidmat, Gubernur Akmil Pimpin Pelepasan Jenazah Letkol Czi Yulis Wahyu Prasetyo

Dengan medan reli yang menuntut kecepatan sekaligus ketepatan respons, kehadiran teknologi pemantauan diharapkan dapat menjadi salah satu lapisan pendukung keselamatan bagi peserta, navigator, maupun seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *