Prajurit Yon TP 446/SDY Ikuti Pelatihan Beladiri Taktis di Magelang, Tingkatkan Kesiapan Hadapi Ancaman Lapangan

0
1000522170

LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) – Sebanyak 17 prajurit Batalyon TP 446/Satria Dipa Yudha (Yon TP 446/SDY) mengikuti pelatihan beladiri taktis yang digelar di Sasana Guntur Geni Fighting Club, Kota Magelang. Program pembinaan tersebut menjadi bekal tambahan bagi prajurit dalam meningkatkan kemampuan bertahan, respons cepat, serta kesiapan menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Pelatihan dilaksanakan secara rutin hampir setiap hari sebagai bagian dari pembinaan kemampuan fisik dan keterampilan prajurit. Selain memperdalam cabang olahraga prestasi seperti boxing dan kick boxing, para peserta juga mendapatkan materi beladiri taktis yang dirancang khusus untuk menunjang tugas militer.

Pelatih Beladiri Taktis, Eka Aris Suhartanto, menjelaskan bahwa beladiri taktis bukan dimaksudkan untuk menggantikan beladiri wajib yang telah dimiliki prajurit, melainkan sebagai ilmu pelengkap yang memperkaya kemampuan individu dalam menghadapi berbagai kondisi nyata.

“Beladiri taktis yang kami kenalkan kepada para prajurit merupakan ilmu tambahan dari beladiri wajib. Setiap jenis beladiri memiliki tujuan dan karakteristik yang berbeda. Semakin banyak ilmu yang dikuasai, maka insting, refleks, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi tertentu juga akan semakin terasah,” ujar Eka.

Menurutnya, penguasaan berbagai teknik beladiri akan membantu prajurit lebih adaptif dalam menentukan respons yang tepat sesuai tingkat ancaman yang dihadapi saat menjalankan tugas.

Sementara itu, Pelatih Sasana Guntur Geni Fighting Club, Akbar Ridho Hartono, mengapresiasi kolaborasi pelatihan tersebut. Ia mengaku bangga dapat terlibat dalam memberikan pembekalan kepada prajurit bersama pelatih beladiri taktis.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Aris yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu kepada para prajurit. Kami juga bangga bisa ikut menyampaikan materi beladiri taktis yang memang disusun secara khusus untuk kebutuhan personel TNI, sehingga materi yang diberikan lebih relevan dengan kondisi di lapangan,” kata Akbar.

Baca Juga  Kapolri Hadiri Muktamar XIV Pemuda Persis di Bandung

Ia menambahkan, Sasana Guntur Geni selama ini tidak hanya menjadi tempat pembinaan atlet boxing dan kick boxing, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kemampuan fisik dan mental melalui berbagai metode latihan, mulai dari latihan kondisi tubuh, teknik bertarung, hingga beladiri taktis.

Salah seorang peserta pelatihan, Prajurit Yon TP 446/SDY Zulfikra Aryafandi, mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diterima memberikan wawasan dan keterampilan yang belum pernah diperoleh sebelumnya.

“Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini karena untuk pertama kalinya mendapatkan materi beladiri taktis. Ilmu yang diberikan menjadi pengalaman baru sekaligus menambah kemampuan dalam mengantisipasi dan menghadapi berbagai ancaman yang mungkin terjadi saat bertugas di lapangan,” ungkap Zulfikra.

Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme prajurit Yon TP 446/SDY, tidak hanya dari sisi kebugaran fisik, tetapi juga kemampuan teknis dalam menghadapi berbagai dinamika operasi di lapangan. Dengan penguasaan teknik beladiri yang lebih beragam, prajurit diharapkan memiliki kesiapan, ketepatan respons, dan rasa percaya diri yang lebih baik saat menjalankan tugas menjaga keamanan serta kedaulatan negara. (dee)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *