Perkuat Pembauran Kebangsaan, FPK Salatiga Gali Praktik Toleransi di Kota Magelang

0
IMG-20260919-WA0017

KOTA MAGELANG, LINTASTIDARNEWS.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Salatiga melakukan kunjungan balasan ke Bakesbangpol dan FPK Kota Magelang, Jumat pagi (18/9/2026).

Rombongan yang terdiri atas 32 anggota FPK dan tujuh orang dari Bakesbangpol Kota Salatiga tiba di Kantor Bakesbangpol Kota Magelang sekitar pukul 08.30 WIB. Kedatangan mereka disambut hangat Kepala Bakesbangpol Kota Magelang bersama jajaran dan pengurus FPK Kota Magelang.

Rombongan dipimpin Kepala Bakesbangpol Kota Salatiga Sri Sarwanti, S.H., M.Si. dan Ketua FPK Kota Salatiga Amin Siahaan. Mereka datang menggunakan kendaraan dinas dan satu bus eksekutif.

Setibanya di lokasi, rombongan diterima langsung Kepala Bakesbangpol Kota Magelang Drs. Agus Satiyo Hariyadi, M.Si., didampingi Ketua FPK Kota Magelang Habib Ahmad Wildan beserta jajaran.

Ketua FPK Kota Salatiga, Amin Siahaan, mengaku senang dapat kembali bersilaturahmi dengan jajaran Bakesbangpol dan FPK Kota Magelang. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya FPK Kota Magelang berkunjung ke Salatiga beberapa bulan lalu.

“Semoga kunjungan ini semakin mempererat silaturahmi antara kedua organisasi dari dua kota di Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak sekadar sebagai agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk menggali pengalaman serta bertukar informasi mengenai dinamika masyarakat, khususnya dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama.

“Kunjungan kami adalah kunjungan balasan sekaligus bermaksud menggali pengalaman dan berbagi informasi tentang perkembangan dinamika masyarakat, khususnya mengenai toleransi dan kerukunan umat beragama di Kota Magelang,” katanya.

Amin menambahkan, meskipun Kota Salatiga telah meraih berbagai prestasi dalam bidang toleransi, upaya menjaga kerukunan tetap membutuhkan pembelajaran dan pertukaran pengalaman dengan daerah lain.

“Untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih, kami tetap perlu berkunjung, berbagi informasi, dan saling menyerap hal-hal yang diperlukan untuk kemajuan di Salatiga,” ungkapnya.

Baca Juga  DPR RI Dukung Putusan MK, Anggaran MBG Tidak Boleh Ambil Jatah Pendidikan

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Salatiga Sri Sarwanti menyampaikan terima kasih kepada jajaran Bakesbangpol dan FPK Kota Magelang yang telah menerima kunjungan tersebut.

Ia mengatakan, salah satu tujuan utama kunjungan adalah melakukan sharing knowledge serta mendapatkan pengalaman baru dari Kota Magelang yang memiliki karakter masyarakat majemuk.

 

“Tujuan utama kunjungan ini adalah dalam rangka sharing knowledge serta mendapatkan pengalaman-pengalaman baru di Kota Magelang yang merupakan kota di tengah Pulau Jawa dan memiliki keanekaragaman suku, ras, dan agama,” jelas Sri Sarwanti.

Menurutnya, pengalaman Kota Magelang dalam mengelola keberagaman menjadi hal yang menarik untuk dipelajari. Terlebih, kedua daerah memiliki perhatian kuat terhadap penguatan toleransi dan kerukunan masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pura Jagat Natha yang berada di kawasan Alun-Alun Kota Magelang. Pura tersebut menjadi salah satu fasilitas peribadatan yang melengkapi keberadaan rumah-rumah ibadah di sekitar kawasan alun-alun.

Pura Jagat Natha dijadwalkan segera diresmikan pada 26 September 2026.

Keberadaan rumah ibadah dari berbagai agama di kawasan Alun-Alun Kota Magelang menjadi salah satu gambaran kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman. Nilai toleransi tersebut dinilai tidak hanya tercermin dalam berbagai penilaian, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

Selepas kunjungan ke Pura Jagat Natha, rombongan Bakesbangpol dan FPK Kota Salatiga bertolak kembali menuju Salatiga.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua daerah untuk terus memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, serta mengembangkan praktik-praktik pembauran kebangsaan dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Bakesbangpol Kota Salatiga juga menyampaikan bahwa selain pengalaman Salatiga dalam bidang toleransi, terdapat sejumlah keunggulan di Kota Magelang yang dinilai menarik untuk dipelajari.

Baca Juga  Wagub Akmil Resmi Buka Pelatihan Wasbang dan Bela Negara Pertamina 2026, Perkuat Karakter Kebangsaan Insan Energi Nasional

Kota Magelang yang dikenal dengan sebutan Pakuning Tanah Jawa memiliki karakteristik sebagai kota yang dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, budaya, dan daerah asal yang beragam.

Keberagaman tersebut menjadi modal sosial bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam terus menjaga persatuan, pembauran, toleransi, serta kerukunan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.(*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *