Pelatihan Branding UMKM Magelang 2026: Strategi Digital untuk Gen Z dan Pelaku Usaha

0
IMG_20260421_100928

Foto: Market Guerrillas UMKM Kota Magelang

LINTASTIDARNEWS.ID (Magelang) — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang berkolaborasi dengan Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Magelang kembali menggelar program Ekraf Market Guerillas, sebuah workshop pelatihan branding dan promosi digital bagi pelaku UMKM milenial dan Gen Z. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, 21 April 2026, bertempat di IKM Center Kota Magelang.

Program ini merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya sukses digelar pada Februari 2026. Sebanyak 30 peserta mengikuti workshop ini, terdiri dari 15 pelaku UMKM dari kalangan Gen Z dan 15 pelaku UMKM rumah tangga.

Pelatihan ini dirancang dalam format mini bootcamp yang berfokus pada penguatan strategi pemasaran digital, penentuan target market yang lebih spesifik, serta sinkronisasi antara produk dan kebutuhan konsumen. Peserta juga dibekali kemampuan menganalisis produk dengan pendekatan satu target pasar utama guna memaksimalkan hasil dengan anggaran yang efisien.

Perwakilan Komite Ekraf Kota Magelang, Kury Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk membangun kesadaran branding di kalangan pelaku UMKM.

“Kelas seperti ini membangun awareness branding terhadap produk masing-masing pelaku UMKM. Selama ini banyak pelaku usaha membuat produk bukan berdasarkan demand pasar, melainkan keinginan pribadi. Di sini kami membedah poin penting bagaimana membangun komunikasi yang tepat antara penjual dan target customer,” ujar Kury Yusuf.

Workshop Market Guerrillas

Ia juga menambahkan bahwa Komite Ekraf Kota Magelang secara konsisten menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi guna memperkuat ekosistem pengembangan UMKM di daerah.

Sementara itu, Damian, salah satu peserta sekaligus pegiat UMKM, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini untuk pengembangan usahanya.

“Workshop ini sangat penting bagi saya untuk mengembangkan bisnis keripik pangsit yang saya jalankan. Saya jadi lebih memahami bagaimana menentukan target market yang tepat dan cara mempromosikan produk secara digital dengan lebih efektif,” ungkapnya.

Baca Juga  Alarm Bahaya dari Sungai Mahakam: Populasi Pesut Hanya Tersisa 66 Ekor di Februari 2026

Melalui kegiatan ini, Disperindag bersama Komite Ekraf berharap para pelaku UMKM di Kota Magelang mampu meningkatkan daya saing produk, memahami kebutuhan pasar, serta mengoptimalkan strategi pemasaran digital untuk meraih peluang pasar yang lebih luas. (dee)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *