Monalesa 2026 Unimma Angkat Semangat Heritage Heroes, Ajak Generasi Muda Peduli Sejarah dan Budaya
LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) – Di tengah derasnya arus digital dan banjir informasi di media sosial, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) mengajak generasi muda untuk tidak melupakan akar sejarah dan budaya bangsa. Pesan tersebut diwujudkan melalui Monalesa (Momen dalam Lensa) 2026, sebuah event tahunan yang tahun ini mengusung tema “Heritage Heroes” dan digelar di kawasan Museum BPK RI Kota Magelang.
Memasuki penyelenggaraan yang kelima, Monalesa bukan sekadar ajang kompetisi bagi pelajar dan mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi, edukasi, sekaligus kampanye agar generasi muda mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital tanpa kehilangan identitas budaya Indonesia.
Ketua Panitia Monalesa 2026, Mayang Dwi Rinata, mengatakan tema Heritage Heroes dipilih karena keprihatinan terhadap semakin pudarnya kepedulian anak muda terhadap sejarah dan budaya lokal.
“Saat ini banyak anak muda yang mulai lupa terhadap sejarah dan budayanya sendiri. Melalui Monalesa, kami ingin meningkatkan awareness bahwa sejarah dan budaya adalah identitas bangsa yang harus tetap dijaga dan dikenalkan kepada generasi berikutnya,” ujar Mayang.
Ia menjelaskan, tema besar Monalesa atau Momen dalam Lensa juga lahir dari realitas kehidupan masyarakat yang kini tidak lepas dari kamera telepon genggam. Hampir setiap momen dapat direkam dan dibagikan dalam hitungan detik sehingga siapa pun memiliki peluang menjadi penyampai informasi.
“Di era digital sekarang, semua orang bisa menangkap momen melalui kamera handphone. Bahkan tidak sedikit peristiwa penting yang pertama kali diketahui publik melalui dokumentasi masyarakat. Karena itu kami ingin mengajak generasi muda lebih bijak memanfaatkan media digital sekaligus menghasilkan karya yang berkualitas,” jelasnya.
Monalesa 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan pelajar SMA sederajat se-Kedu serta mahasiswa dari perguruan tinggi Muhammadiyah se-Indonesia. Sekitar 50 peserta mengikuti beragam cabang lomba, mulai dari video kreatif, fotografi, news anchor, penulisan berita, storytelling, debat, hingga kompetisi bertema budaya di tengah modernisasi.
Tidak hanya kompetisi, panitia juga menyelenggarakan workshop sebagai pembekalan peserta, tur edukasi museum, pameran radio hasil kolaborasi dengan komunitas Mlaku Magelang, serta pertunjukan musik dan drama teatrikal.
Drama yang dipentaskan mengangkat pesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan menjadi pahlawan dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi dirinya sendiri maupun lingkungan sekitar. Melalui pertunjukan tersebut, mahasiswa juga menyampaikan harapan agar pemerintah lebih membuka ruang dialog dengan generasi muda.

“Melalui teatrikal ini kami ingin menyampaikan bahwa siapa pun bisa menjadi pahlawan. Kami juga berharap pemerintah lebih mendengar suara rakyat yang disampaikan oleh anak-anak muda dan mahasiswa sebagai bagian dari pembangunan bangsa,” kata Mayang.
Selain menjadi agenda rutin tahunan, Monalesa juga menjadi media promosi Program Studi Ilmu Komunikasi Unimma kepada siswa SMA dan SMK yang memiliki minat di bidang komunikasi, jurnalistik, penyiaran, fotografi, hingga industri kreatif digital.
Museum BPK RI Buka Ruang Kolaborasi untuk Anak Muda
Penyelenggaraan Monalesa di kawasan Museum BPK RI sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dengan lembaga budaya dan sejarah. Kepala Museum BPK RI, Sutriono, menegaskan bahwa museum tidak hanya menjadi tempat menyimpan koleksi sejarah, tetapi juga ruang kreatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Museum BPK RI terbuka memberikan wadah bagi para muda-mudi Kota Magelang untuk berkreasi dan berkarya. Kami mempersilakan masyarakat memanfaatkan venue yang tersedia secara gratis sebagai ruang kegiatan positif dan edukatif,” ujar Sutriono.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan kreatif di museum diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru sekaligus membuat museum menjadi ruang publik yang lebih hidup dan dekat dengan masyarakat.
Bagi komunitas, organisasi, sekolah, maupun perguruan tinggi yang ingin berkolaborasi, Museum BPK RI membuka kesempatan pemanfaatan fasilitas kegiatan melalui layanan WhatsApp +62 811-309-977 atau akun Instagram @museum_bpkri.
Dengan menggabungkan semangat literasi, kreativitas digital, dan pelestarian budaya, Monalesa 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda tidak hanya mampu menciptakan karya, tetapi juga menjadi penggerak dalam menjaga sejarah sekaligus membangun masa depan bangsa. (dee)
