Kendari Jadi Sorotan Asia Pasifik, Bahas Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Inklusif

0
exbukendari-cv

LINTASTIDARNEWS.ID (KENDARI) – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mencatat sejarah dengan menjadi tuan rumah sesi pertama 2026 UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting dan Asia-Pacific Forum yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026. Forum internasional ini mempertemukan para pemimpin daerah, pemerintah lokal, sektor swasta, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan dari kawasan Asia Pasifik.

Mengusung tema “Advancing Sustainable Tourism for a Resilient Future and Inclusive Economic Growth”, forum tersebut menyoroti pentingnya pariwisata berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus upaya membangun kota yang lebih tangguh di tengah berbagai tantangan global.

Jadi Panggung Internasional bagi Kendari

Penyelenggaraan forum ini menjadi momen penting bagi Kendari untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta peluang investasi kepada dunia internasional. Teluk Kendari, kekayaan budaya lokal, hingga berbagai inisiatif pengembangan pariwisata menjadi bagian dari daya tarik yang ditawarkan kota tersebut.

Selain menjadi ajang diplomasi antarwilayah, pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama strategis yang diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Dihadiri Ratusan Delegasi

Forum UCLG ASPAC 2026 dihadiri sekitar 250 peserta dari dalam dan luar negeri. Mereka terdiri atas delegasi pemerintah daerah dari berbagai negara Asia Pasifik, perwakilan kementerian, sektor swasta, hingga organisasi terkait lainnya.

Sebelumnya, sebanyak 156 delegasi telah terdaftar melalui aplikasi UCLG ASPAC Connect, dengan rincian 71 peserta internasional dan 85 delegasi nasional.

Bahas Pariwisata hingga Ekonomi Kreatif

Berbagai agenda dalam forum membahas isu-isu strategis, mulai dari:
1. Pemberdayaan masyarakat lokal;
2. Pengembangan pariwisata berkelanjutan;
3. Penguatan ekonomi kreatif;
4. Peningkatan investasi daerah;
5. Hingga kolaborasi antarwilayah di kawasan Asia Pasifik.

Forum ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar kota dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Tolak Tambang Tanah Urug, Warga Desa Sambeng Pasang Spanduk Sepanjang 2 Kilometer

UCLG ASPAC Mewakili Lebih dari Setengah Penduduk Dunia

UCLG ASPAC merupakan organisasi pemerintah daerah terbesar di kawasan Asia Pasifik yang memiliki jaringan lebih dari 7.000 kota dan pemerintah lokal, serta mewakili sekitar 3,76 miliar penduduk, atau lebih dari separuh populasi dunia. Organisasi ini menjadi suara resmi pemerintah daerah di tingkat internasional dan diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Momentum Perkuat Posisi Indonesia

Penyelenggaraan forum di Kendari menunjukkan semakin besarnya peran Indonesia dalam jejaring pemerintah daerah dunia. Kehadiran para delegasi dari berbagai negara tidak hanya memperkuat hubungan internasional, tetapi juga membuka peluang promosi daerah, investasi, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Bagi generasi muda, forum ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kota masa depan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menjaga lingkungan, serta melestarikan identitas budaya lokal agar mampu bersaing di tingkat global. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *