Gubernur Akmil Beri Penghargaan Gumil, Pelatih, dan Pengasuh Terbaik 2026
MAGELANG, LINTASTIDARNEWS.ID – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar memberikan penghargaan kepada Gumil, Pelatih, dan Pengasuh Terbaik Tahun 2026 di sela kegiatan Workshop Audit Mutu Internal Akademi Militer yang digelar di Gedung Leo Kailola Akmil, Rabu (12/8/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, profesionalisme dan kinerja para personel dalam mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter Taruna Akademi Militer.
Dalam kesempatan tersebut, penghargaan Gumil Terbaik Tahun 2026 diberikan kepada Letkol Arm Samsuri, Mayor Czi Luluk Kristanto, dan Letkol Inf Muhammad Mukhlis.
Sementara itu, penghargaan Pelatih erbaik diberikan kepada Kapten Inf Kristanto, Kapten Inf Sardi, dan Kapten Inf Teguh. Adapun penghargaan Pengasuh Terbaik diberikan kepada Kapten Arh Aumansyah, Kapten Czi Muhammad Fahri, dan Lettu Arh Ahmad Qodirin.
Pemberian penghargaan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengarahan Gubernur Akmil sekaligus pembukaan Workshop Audit Mutu Internal Akademi Militer. Kegiatan workshop digelar sebagai bagian dari upaya Akmil mengoptimalkan kesiapan menghadapi proses reakreditasi melalui penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Selain itu, workshop diarahkan untuk meningkatkan kemampuan penyusunan dokumen akreditasi serta memperkuat koordinasi antarunit kerja dalam memenuhi berbagai indikator kinerja yang dipersyaratkan.
Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yakni Dr. Nur Yakin, S.E., M.M., Direktur Pendidikan dan Pembelajaran UMY; Dr. Fitri Arofiati, S.Kep., NS., MAN., Ph.D., Kepala Program Studi Ilmu Keperawatan UMY; serta Dr. Reni Budi Setyaningrum, S.H., M.Kn., Kepala Bidang Penjamin Mutu Internal UMY.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Rano Tilaar menjelaskan bahwa Akademi Militer merupakan lembaga pendidikan yang memiliki tugas strategis dalam mendidik Taruna calon Perwira TNI AD. Sejak 2010, Akmil telah terintegrasi dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai lembaga pendidikan militer dengan falsafah “Dwi Warna Purwa Cendekia Wusana”, Akademi Militer juga terus melakukan sinkronisasi Tri Pola Dasar pendidikan, yakni kemampuan akademik, sikap dan perilaku, serta jasmani samapta dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Komitmen tersebut turut ditunjukkan melalui capaian akreditasi institusi. Akademi Militer telah meraih predikat “Unggul” sejak 27 Juni 2023 berdasarkan SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 439/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/VI/2023.
Tidak hanya tingkat institusi, lima program studi di Akmil, yakni Manajemen Pertahanan, Administrasi Pertahanan, Teknik Mesin Pertahanan, Teknik Sipil Pertahanan, dan Teknik Elektronika Pertahanan, juga telah memperoleh akreditasi “Unggul”.

Dalam workshop tersebut, peserta diarahkan untuk mengidentifikasi capaian kinerja institusi dengan memetakan kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan melalui analisis SWOT. Hasil analisis tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menyusun strategi peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Peserta juga dibekali kemampuan dalam menyiapkan dokumen kinerja dan Laporan Evaluasi Diri (LED) secara sistematis serta sesuai dengan instrumen akreditasi yang berlaku.
Gubernur Akmil meminta seluruh peserta mengikuti workshop dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali pengetahuan dari para narasumber, terutama terkait regulasi dan kebijakan akreditasi perguruan tinggi, instrumen akreditasi institusi, serta strategi mempertahankan predikat “Unggul”.
Proses akreditasi institusi Akademi Militer direncanakan berlangsung mulai Mei hingga Oktober 2027. Karena itu, kesiapan seluruh unsur menjadi faktor penting untuk memastikan setiap tahapan dapat dilaksanakan secara optimal.
Mayjen TNI Rano Tilaar berharap workshop tersebut tidak hanya memperkuat kesiapan Akmil menghadapi proses akreditasi, tetapi juga menambah wawasan dan referensi seluruh Civitas Academica Akademi Militer.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen, profesionalisme dan budaya mutu di lingkungan Akmil agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.
“Penghargaan kepada Gumil, Pelatih dan Pengasuh terbaik diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan kinerja terbaik dalam mendukung keberhasilan pendidikan Taruna dan kemajuan Akademi Militer,” demikian semangat yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.(*)
