EKKN IV 2026 Resmi Dibuka di Untidar, Hadirkan 170 Stand dari 24 Perguruan Tinggi
LINTASTIDARNEWS.ID (Magelang) – Universitas Tidar (Untidar) resmi membuka Ekspo dan Kompetisi Kewirausahaan Nasional (EKKN) IV Tahun 2026 yang berlangsung meriah di kampus Untidar, Rabu (10/6/2026). Mengusung tema “Dari Lokal untuk Nasional: Wirausaha Mahasiswa Menuju Masyarakat Madani”, kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kreativitas, inovasi, dan jejaring kewirausahaan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Pembukaan acara dihadiri oleh jajaran pimpinan Untidar, perwakilan Pemerintah Kota Magelang, akademisi, mahasiswa, serta peserta dari berbagai perguruan tinggi. Tercatat sebanyak 170 stand pameran dan peserta dari 24 perguruan tinggi se-Indonesia turut memeriahkan kegiatan tahunan tersebut.
Dalam sambutannya, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiarto, M.S, menyampaikan bahwa penyelenggaraan EKKN IV tidak hanya menjadi wadah kompetisi dan pameran karya mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi dan perkembangan UMKM di Kota Magelang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat lebih sering datang ke Kota Magelang untuk ngalab berkah. Kota ini memiliki banyak potensi, termasuk keberadaan Akademi Militer sebagai tempat pendadaran calon pemimpin bangsa,” pungkasnya.
Rektor juga mengapresiasi kerjasama dengan Bank BTN Cabang Magelang yang telah mendukung penuh event ini, Pada kesempatan itu, Kepala Cabang BTN Magelang, Irma Puspaningtyas Apri turut menyerahkan hadiah dari BTN bagi mahasiswa Untidar berprestasi berupa beberapa unit laptop dan tabungan, untuk memotivasi minat wira usaha mahasiswa dan meningkatkan prestasi akademiknya.
“Kami dari Bank BTN berharap dengan adanya EKKN ke 4 ini minat mahasiswa terhadap wira usaha dan kompetensi mereka bisa menjadi bekal kehidupan kelak setelah lulus, sehingga tidak selalu bergantung ke dunia kerja”. Pungkasnya.

Pada kesempatan itu Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Rektor III Prof. Dr. Parmin selaku Ketua Panitia sekaligus pencetus ide penyelenggaraan EKKN. kegiatan ini diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi kepada mahasiswa bahwa kewirausahaan merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki untuk menghadapi kehidupan dan dunia kerja di masa depan.
“Selain menumbuhkan jiwa entrepreneur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarmahasiswa dan perguruan tinggi dari berbagai daerah,” Pungkas Sugiarto.
Sementara itu, Wali Kota yang diwakili Hamzah Kholifi selaku Staf Ahli (Sahli) Wali Kota Magelang menyampaikan apresiasi kepada Untidar yang secara konsisten memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terus berkreasi, berinovasi, dan berani menciptakan solusi bagi masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Mereka hadir dengan ide-ide segar yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Ia menjelaskan, peserta yang terlibat dalam EKKN IV berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa Untidar, alumni, komunitas masyarakat, hingga tim dari luar provinsi. Pemerintah Kota Magelang, lanjutnya, akan terus membangun ekosistem kewirausahaan melalui pembinaan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, legalitas usaha, akses permodalan, perluasan jejaring kemitraan, serta penguatan pemasaran digital.
Menurut Hamzah, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi menghadapi perubahan zaman.
“Manfaat kewirausahaan tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat dan lingkungan dari berbagai aspek kehidupan. Semoga dari kegiatan ini lahir para wirausahawan besar yang mampu membawa perubahan positif di masa mendatang,” tuturnya.
Kegiatan pembukaan EKKN IV 2026 berlangsung semarak dan ditutup dengan penampilan Tari Jaipong yang mendapat apresiasi dari para peserta dan tamu undangan.
Melalui EKKN IV 2026, Untidar kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing di tingkat nasional.(Gus)
