CV Barokah Merapi Salurkan CSR Untuk Kesenian Ketoprak Dadung Awuk Rukun Budaya

0
IMG-20260405-WA0003

LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) Upaya pelestarian seni budaya lokal terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) oleh CV Barokah Merapi kepada kelompok kesenian ketoprak Dadung Awuk Rukun Budaya di Dusun Grogolan, Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di sela-sela pementasan ketoprak yang digelar pada Sabtu (4/4/2026) malam, disambut antusias oleh warga setempat yang memadati lokasi pertunjukan.

Perwakilan CV Barokah Merapi, mengatakan bahwa bantuan CSR ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan seni tradisional di tengah perkembangan zaman.

Kami berharap bantuan ini dapat mendukung keberlangsungan kelompok kesenian ketoprak Dadung Awuk Rukun Budaya, sehingga tetap eksis dan terus melestarikan budaya lokal,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kesenian tradisional seperti ketoprak memiliki nilai budaya yang tinggi dan perlu dijaga bersama agar tidak tergerus oleh modernisasi.

Melalui CSR ini, kami ingin ikut berkontribusi menjaga warisan budaya sekaligus memberikan semangat bagi para pelaku seni di daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dukun, mengapresiasi langkah CV Barokah Merapi yang telah memberikan perhatian terhadap pelestarian budaya di wilayahnya.

Kami sangat mengapresiasi dukungan dari CV Barokah Merapi. Ini menjadi motivasi bagi para seniman lokal untuk terus berkarya dan menjaga tradisi yang ada,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan kelompok kesenian ketoprak Dadung Awuk Rukun Budaya tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

Harapannya, kesenian ini bisa terus berkembang dan diminati oleh generasi muda, sehingga budaya lokal tetap lestari,” jelasnya.

Pementasan ketoprak yang digelar pada malam tersebut berlangsung meriah, dengan berbagai lakon yang sarat pesan moral dan nilai kehidupan. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan pertunjukan hingga selesai.

Baca Juga  Sepanjang 2025, Sebanyak 54 Tersangka Diamankan Satresnarkoba Polres Sukoharjo

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kesenian tradisional di Kabupaten Magelang, khususnya ketoprak, dapat terus hidup dan menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat. (rif)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *