854 Personel Tim Gabungan Amankan Kirab Malam 1 Sura di Kota Solo

0
Oplus_131072

Oplus_131072

LINTASTIDARNEWS ID (SURAKARTA) Polresta Solo menjamin keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Kirab Malam 1 Sura di dua tempat, yakni Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran, Selasa (16/6/2026) malam hingga Rabu (17/6/2026) dini hari.

Setidaknya akan diterjunkan 854 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemerintah Kota Solo, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur pengamanan swakarsa. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di sepanjang rute kirab, titik-titik keramaian, kawasan pusat kota, hingga lokasi parkir dan jalur lalu lintas.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya dan spiritual tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menyaksikan prosesi dengan nyaman.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani menjelaskan pengamanan telah dipersiapkan secara matang. Hal ini mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang diperkirakan akan memadati jalur kirab untuk menyaksikan prosesi sakral yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut.

“Untuk pengamanan Malam 1 Sura, kami telah menerima surat pemberitahuan dan permohonan izin dari kedua penyelenggara. Kirab Pura Mangkunegaran dimulai lebih awal pada pukul 19.00 WIB. Sedangkan Kirab Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang dimulai pada pukul 00.00 WIB. Secara keseluruhan terdapat 854 personel gabungan yang kami siagakan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan,” kata AKP Lingga, Senin (15/6/2026). 

Lebih lanjut, ia menerangkan pengerahan personel pengamanan akan dibagi menjadi dua, yakni pada kirab yang digelar Keraton Solo sebanyak 542 personel akan diterjunkan, sementara pada kirab yang digelar Pura Mangkunegara akan dikerahkan sedikitnya 312 personel.

Para personel gabungan ini nantinya akan ditempatkan pada sejumlah lokasi strategis, termasuk persimpangan jalan, kawasan kerumunan masyarakat, objek vital, serta jalur yang dilalui peserta kirab. Penempatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas di wilayah Solo.

Baca Juga  Polri Bentuk Satgas Perlindungan Jemaah Haji Untuk Masyarakat Indonesia

Selain fokus pada pengaturan arus lalu lintas, Polresta Solo juga mengantisipasi potensi tindak kriminalitas yang kerap muncul di tengah kerumunan massa, seperti pencopetan dan kejahatan jalanan lainnya.

​“Kami telah menyiapkan personel berpakaian dinas maupun nonbdinas yang akan melakukan pemantauan di tengah kerumunan masyarakat. Apabila ditemukan gerak-gerik mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, petugas akan segera mengambil tindakan,” jelasnya. 

Antisipasi Kejahatan,
Polresta Solo mengimbau masyarakat yang akan menyaksikan prosesi kirab agar tetap waspada dan menjaga barang bawaannya masing-masing dengan baik. Masyarakat diminta untuk tidak membawa barang berharga secara berlebihan maupun menggunakan aksesori yang mencolok agar tidak menjadi sasaran tindak kejahatan.

Terkait rekayasa lalu lintas, AKP Lingga menjelaskan pola pengamanan dan pengaturan arus kendaraan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan sebagaimana pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Pengalihan arus maupun sistem buka-tutup jalan akan diberlakukan secara situasional sesuai perkembangan di lapangan.

Adapun Kirab Pusaka Pura Mangkunegaran akan menempuh rute keluar dari Pura Mangkunegaran menuju Jl Diponegoro, Simpang Ngarsopuro, Jl Slamet Riyadi, Jl Kartini, Jl Teuku Umar, kembali ke Jl Slamet Riyadi, dan kembali ke Pura Mangkunegaran.

​Sementara itu, Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan melintasi kawasan cagar budaya dan jalan protokol Kota Solo. Rute dimulai dari dalam Keraton melalui Jl Supit Urang, kawasan Alun-Alun Utara, Gapura Gladag, Jl Jenderal Sudirman, Jl Mayor Kusmanto, Jl Kapten Mulyadi, Jl Veteran, Jl Yos Sudarso, Jl Slamet Riyadi, hingga kembali masuk ke area Keraton melalui Bundaran Gladag dan Jl Pakoe Boewono.

​“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pura Mangkunegaran, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, serta instansi terkait agar kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan,” katanya.

AKP Lingga menambahkan, pengalaman pelaksanaan kirab pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting bagi petugas untuk menyusun pola pengamanan yang lebih efektif.

Baca Juga  Kendari Jadi Sorotan Asia Pasifik, Bahas Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Inklusif

“Polresta Solo akan mengedepankan pengamanan humanis, pengaturan lalu lintas yang fleksibel, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tutupnya. (rif)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *