Haru dan Khidmat, Prasetia Alumni Angkatan 06 SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring Jadi Penutup Penuh Makna
LINTASTIDARNEWS.ID, MAGELANG) — Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti acara Prasetia Alumni dan Penutupan Pendidikan Taruna/Taruni Angkatan 06 SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring yang digelar di Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu (11/4/2026).
Sebanyak 24 taruna dan taruni kelas XII Angkatan 06 resmi dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan. Momentum penyerahan kembali siswa kepada orang tua berlangsung khidmat dan emosional, dipenuhi kenangan selama tiga tahun masa pendidikan. Para wisudawan tampil rapi mengenakan seragam kebanggaan dalam rangkaian acara, mulai dari upacara prasetia alumni, prosesi pelepasan, penyerahan, hingga penyematan cinderamata.
Kepala sekolah, Dwi Ehwanto, menyampaikan bahwa kegiatan Prasetia Alumni merupakan bagian dari rangkaian panjang, termasuk kirab pamitan kepada masyarakat Gunungpring yang telah dilaksanakan sepekan sebelumnya.
“Prasetia Alumni ini merupakan rangkaian acara pamitan dengan masyarakat Gunungpring. Dalam pelaksanaannya dibagi dua sesi, yakni upacara di lapangan dan pembekalan serta ramah tamah di aula,” jelasnya.
Ia juga berpesan agar para alumni tetap menjaga kedisiplinan dan kebiasaan baik yang telah dibentuk selama menempuh pendidikan di Tarunamu.
Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan unsur pimpinan, di antaranya Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Jumari, jajaran PDM Magelang, unsur PCM Muntilan dan PCA Muntilan, serta penasehat ketarunaan Agus Winarna.
Dalam sesi pembekalan, Jumari menekankan bahwa para alumni adalah calon pemimpin masa depan yang mengemban misi keumatan, kemanusiaan, sekaligus nilai-nilai kenabian.
“Para alumni harus membekali diri dengan empat sifat nabi, yakni sidiq, amanah, tabligh, dan fathonah,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting Gunungpring, Imam Rosidi, mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Tarunamu.
“Ada harapan besar agar para lulusan dapat mengamalkan ilmu dan nilai yang diperoleh, serta menjadi kader persyarikatan yang amanah di mana pun berada,” ujarnya.
Penasehat ketarunaan, Agus Winarna, juga berpesan agar para taruna terus menjaga solidaritas, memperkuat jejaring, serta saling mendukung dalam perjalanan ke depan.
Puncak haru terasa saat para taruna dan taruni memberikan cinderamata dan bunga kepada orang tua serta guru mereka. Tangis haru dan pelukan hangat menjadi simbol perpisahan sekaligus awal perjalanan baru.
Salah satu lulusan, Aisyah Rizka Maulida, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya.
“Terima kasih SMA Tarunamu yang telah mendidik saya dengan kedisiplinan dan tanggung jawab,” tuturnya.
Hal senada disampaikan salah satu wali murid, Yeni Ariyanti, yang mengaku bangga atas perubahan positif pada anaknya.
“Setelah bersekolah di Tarunamu, anak saya menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan tidak mudah menyerah,” ungkapnya.
Acara Prasetia Alumni ini tidak hanya menjadi penutup masa pendidikan, tetapi juga menjadi awal pengabdian para alumni sebagai generasi penerus yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan.
(Gus)
