Wisuda SMA Muhammadiyah 1 Muntilan Tampil Unik Bernuansa Budaya Jawa, Lestarikan Tradisi di Tengah Prestasi

0
IMG-20260510-WA0028

LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) – Suasana pelepasan siswa purnawiyata dan wisuda tahfidz angkatan ke-47 SMA Muhammadiyah 1 Muntilan berlangsung unik, meriah, dan sarat budaya Jawa. Digelar di sebuah hotel berbintang di Kota Magelang, Sabtu (9/5/2026), acara ini tampil istimewa dengan nuansa tradisional yang kental, mulai dari busana adat Jawa yang dikenakan seluruh guru dan petugas, penggunaan bahasa Jawa oleh pembawa acara, hingga iringan karawitan atraktif yang dimainkan para siswa.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Muntilan, Edy Yusuf, menegaskan bahwa konsep wisuda bernuansa budaya Jawa merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam melestarikan budaya lokal.
“Kami lakukan wisuda dengan pakaian adat Jawa karena ini bagian dari keunggulan sekolah kami. Sekolah kami sangat komitmen ikut melestarikan budaya Jawa,” ujar Yusuf.

Selain sarat budaya, acara ini juga menjadi momen penghargaan bagi puluhan siswa berprestasi di bidang akademik, non-akademik, dan keagamaan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah kepada para siswa terbaik.
Hadir dalam acara tersebut para orang tua wali siswa, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Muntilan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tamanagung, organisasi otonom Muhammadiyah, serta komite sekolah.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Magelang, Eko Muh Widodo, memberikan apresiasi tinggi atas perkembangan SMA Muhammadiyah 1 Muntilan yang dinilai berhasil bertransformasi menjadi sekolah unggulan di wilayah Kedu.
“Saya apresiasi kepada SMA Muhammadiyah 1 Muntilan atas prestasinya. Sekolah ini mampu bertransformasi dari sekolah kecil menjadi sekolah unggul dan besar di wilayah Kedu,” ungkapnya.

Tahun ini, SMA Muhammadiyah 1 Muntilan meluluskan 272 siswa yang terdiri dari 108 siswa jurusan IPA, 102 siswa IPS, dan 62 siswa IPC. Selain itu, sebanyak 22 siswa mengikuti wisuda tahfidz dengan capaian hafalan 2 hingga 15 juz Al-Qur’an.
Prestasi membanggakan juga terlihat dari 10 siswa yang telah diterima di perguruan tinggi negeri dan Poltekkes melalui jalur SNBP dan vokasi. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah melalui jalur SNBT dan seleksi mandiri.

Baca Juga  Akhir Tahun, Polres Sukoharjo Ungkap Tren Kejahatan Dan Kasus Menonjol di Tahun 2025

Prosesi wisuda diawali dengan masuknya jajaran pimpinan, staf, dan siswa ke arena acara, dilanjutkan empat rangkaian utama, yakni wisuda siswa berprestasi terbaik, wisuda tahfidz, wisuda siswa lolos SNBP dan vokasi, serta wisuda seluruh siswa kelas XII.
Adapun peraih predikat terbaik tahun ini adalah Dewi Shinta Maheswari (IPA), Ayu Yudistya Putri (IPS), Maulidya Noor Azqiya Tsani (IPC), Faraziza Intan Saqueena (AIK), Bonita Agustina (Tahfidz), dan Firdaus Achmad Fatahillah (non-akademik).
Firdaus mengaku bangga menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Muntilan karena mampu mengembangkan bakatnya di bidang pencak silat hingga meraih puluhan medali dari tingkat lokal hingga provinsi.
“Saya bangga sekolah di sini karena saya bisa mengembangkan bakat bermain silat,” katanya.

Sementara itu, Bonita Agustina juga merasakan manfaat besar dari program tahfidz sekolah.
“Saya selalu didampingi guru untuk tahfidz. Jika ada bacaan yang salah selalu dibimbing dan dibetulkan,” ujarnya.

Kemegahan wisuda semakin lengkap dengan penampilan seni siswa seperti Tari Gambyong, paduan suara Cendekia Swarasa, dan karawitan yang memukau para tamu undangan.
Dengan perpaduan budaya, prestasi, dan nilai religius, wisuda SMA Muhammadiyah 1 Muntilan tahun ini menjadi bukti bahwa pendidikan modern dapat berjalan harmonis dengan pelestarian tradisi lokal.(Nurul/Gus)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *