Tingkatkan Literasi Digital, OSIS SMPN 2 Ambarawa Ikuti Pelatihan Jurnalistik Dasar
LINTASTIDARNEWS.ID (Kabupaten Semarang) – Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 2 Ambarawa periode 2026/2027 mengikuti Pelatihan Jurnalistik Dasar yang diselenggarakan di Aula Gridabara SMP Negeri 2 Ambarawa, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi, komunikasi, serta keterampilan menulis berita di era digital.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 2 Ambarawa, Sri Mulyati, S.Pd., M.Pd., dan diikuti puluhan pengurus OSIS dengan pendampingan dewan guru. Hadir sebagai narasumber, wartawan SUARAKPK, Endar Wiharjo, S.Pd., yang memberikan pembekalan mengenai dasar-dasar jurnalistik dan teknik penulisan berita.
Dalam sambutannya, Sri Mulyati menegaskan bahwa kemampuan literasi menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki peserta didik. Menurutnya, literasi tidak hanya mendukung proses belajar, tetapi juga menjadi salah satu komponen dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) di akhir jenjang pendidikan.
“Melalui pelatihan jurnalistik ini saya berharap pengurus OSIS mampu menulis berita yang menarik, objektif, dan sesuai fakta. Jadilah generasi yang kritis, mampu menyaring informasi, serta tidak mudah menyebarkan hoaks,” ujarnya.
Ia juga mendorong para siswa untuk menghidupkan kembali media komunikasi sekolah, seperti majalah dinding dan media sosial resmi sekolah, sebagai sarana publikasi berbagai kegiatan, prestasi, dan kreativitas warga sekolah.
Pada sesi materi, Endar Wiharjo mengenalkan konsep dasar jurnalistik, mulai dari teknik mencari informasi, melakukan wawancara, hingga menyusun berita menggunakan rumus 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, dan How). Ia menekankan pentingnya menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Pengenalan jurnalistik sejak dini sangat penting agar siswa mampu menyaring informasi sekaligus menyampaikan berita yang akurat, berimbang, dan edukatif,” jelas Endar.
Tidak hanya menerima materi teori, para peserta juga mengikuti praktik jurnalistik melalui simulasi wawancara, penulisan berita, hingga presentasi hasil karya dari masing-masing kelompok. Setiap karya kemudian dievaluasi langsung oleh narasumber untuk memberikan masukan terkait teknik penulisan dan penyajian berita yang baik.
Pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta menunjukkan semangat dalam menyusun berita hasil praktik.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Ambarawa berharap lahir generasi jurnalis muda yang memiliki kemampuan literasi digital, berpikir kritis, serta mampu mengembangkan media informasi sekolah sebagai wadah publikasi kegiatan dan prestasi siswa.
(Endar W)
