Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Diktukpa Integratif 2026, Tegaskan Amanah Jaga Kedaulatan NKRI

0
IMG-20260625-WA0108

LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) – Panglima TNI memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 WIB tersebut menjadi momentum bersejarah bagi 1.737 prajurit yang resmi dilantik menjadi perwira TNI dan menyandang pangkat Letnan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Dankodiklat TNI, para Gubernur Akademi Angkatan, Gubernur Akademi Militer beserta istri, Wakil Gubernur Akademi Militer, pejabat utama TNI, Forkopimda Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, Wali Kota Magelang, serta keluarga para perwira yang dilantik.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa pangkat Letnan yang kini disandang bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah besar dari bangsa, negara, rakyat, dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Pendidikan yang telah Saudara jalani telah membentuk jati diri prajurit TNI dalam semangat TNI yang PRIMA. Pangkat yang disematkan hari ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa dinamika lingkungan strategis global berkembang sangat cepat dan menghadirkan berbagai tantangan baru bagi pertahanan negara. Oleh karena itu, para perwira muda dituntut memiliki profesionalisme, integritas, serta kesiapan menghadapi berbagai bentuk ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia.

Menurut Panglima, pelantikan 1.737 perwira Diktukpa TNI Integratif TA 2026 menunjukkan komitmen TNI dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan integratif yang telah dijalani para perwira sebagai sarana memperkuat sinergi antarmatra TNI. Nilai-nilai integrasi, soliditas, dan profesionalisme yang ditanamkan selama pendidikan diharapkan menjadi fondasi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Baca Juga  Delapan Tahun Mengabdi, SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring Teguhkan Langkah Menuju Sekolah Unggul

“Rakyat berharap perwira TNI tetap berada di garis terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saya yakin para perwira akan menjawab harapan tersebut melalui pengabdian, loyalitas, dan pengorbanan yang tulus,” ujarnya.

Pada akhir amanat, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada Dankodiklat TNI, para Gubernur Akademi Angkatan, pembina, pelatih, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para orang tua dan keluarga yang senantiasa memberikan doa serta dukungan selama para peserta menjalani pendidikan.

Upacara Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif TA 2026 menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi perwira muda TNI yang profesional, berkarakter, serta siap mengemban tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Gus)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *