Menembus Sekat Perbedaan, PWKI Kota Magelang dan PP Kamajaya Tebar Kepedulian di Yaqindo Merajut Toleransi Lewat Aksi Nyata

0
IMG-20260615-WA0185

LINTASTIDARNEWS.ID, (Kota Magelang) – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Sekretariat Yayasan Amanah Qolbu Indonesia (Yaqindo), Sanden, Magelang Utara, Kota Magelang, Sabtu (13/6/2026). Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kota Magelang bersama PP Kamajaya dan Komunitas Melodi menggelar kegiatan berbagi kasih dengan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa binaan Yaqindo.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 14.30 WIB tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama.

 

Ketua PWKI Kota Magelang, Evadina Renoati, A.Md., RFP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan kasih kepada sesama, sekaligus bentuk dukungan terhadap budaya toleransi yang selama ini dijalankan Yaqindo.
“Kunjungan PWKI ke Yaqindo hari ini merupakan kunjungan kasih. Kami juga ingin ikut menjaga dan memperkuat nilai toleransi yang selama ini telah dipraktikkan Yaqindo dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Evadina.

 

Pada kesempatan tersebut, perwakilan PP Kamajaya, Ladrang S.H turut menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah untuk anak-anak binaan Yaqindo. Bantuan tersebut disambut dengan antusias dan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat.

 

Sekretaris Yaqindo, Haryanto, mewakili ketua, pengurus, dan seluruh anak binaan menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh PWKI, PP Kamajaya, dan Komunitas Melodi.
“Kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PWKI, PP Kamajaya, dan Komunitas Melodi yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa binaan Yaqindo. Semoga segala kebaikan yang diberikan membawa keberkahan bagi semua pihak,” ungkapnya.

 

Menurut Haryanto, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan mampu menyatukan berbagai perbedaan latar belakang dan keyakinan.
“Meskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda, kepedulian dan kasih sayang yang ditunjukkan hari ini membuktikan bahwa nilai kemanusiaan dapat menembus segala sekat. Inilah makna toleransi yang sesungguhnya,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa nilai toleransi dan saling menghormati antarumat beragama telah menjadi bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada seluruh pengurus dan anak-anak binaan Yaqindo sejak yayasan tersebut berdiri.

Baca Juga  Bupati Kebumen Sambut Kepulangan 176 Jemaah Haji

 

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya Komunitas Melodi yang menyuguhkan dongeng dan cerita edukatif bagi anak-anak. Berbagai kisah inspiratif yang disampaikan tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan-pesan positif tentang persahabatan, kepedulian, dan semangat belajar.

 

Menjelang akhir acara, para tamu yang hadir mengaku terkesan dengan sambutan hangat dari keluarga besar Yaqindo. Mereka berharap dapat kembali berkunjung dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak binaan pada kesempatan berikutnya.
“Kami sangat senang bisa berkunjung ke Yaqindo. Anak-anak dan para pengurus menerima kami dengan penuh ketulusan. Semoga ke depan kami dapat kembali hadir dan berbagi kebahagiaan bersama mereka,” ujar salah satu perwakilan tamu.

 

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan toleransi antarumat beragama tetap tumbuh dan terjaga di tengah masyarakat Kota Magelang, membawa harapan akan terciptanya kehidupan yang semakin harmonis dan penuh kasih.(Gus)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *