Mabes TNI Tindaklanjuti Arahan Presiden Soal Suku Dayak Jadi Prajurit

0
IMG-20260830-WA0054

LINTASTIDARNEWS.ID (JAKARTA) Mabes TNI menyatakan akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait perekrutan Suku Dayak Pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.

“Segala petunjuk dan arahan Bapak Presiden, TNI akan menindaklanjuti,” kata Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas saat dihubungi, dikutip CNN Indonesia, Minggu (30/8/2026).

Nas mengatakan pada prinsipnya, TNI memberikan kesempatan kepada seluruh putra-putri bangsa untuk mengabdi.

“Mengenai mekanisme dan bentuk penyesuaiannya, akan disampaikan setelah pembahasan dan penetapannya selesai,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI, para kepala staf angkatan dan sejumlah menteri di kediamannya di Hambalang pada Sabtu (29/8/2026) malam.

Dalam pertemuan itu, salah satu yang dibahas adalah terkait syarat perekrutan Suku Dayak Pedalaman yang ingin jadi prajurit TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI, penanganan beberapa bencana antara lain pascagempa bumi di Flores, erupsi Gunung Merapi, serta penanganan Kebakaran Hutan Lahan di Indonesia khususnya Kalimantan dan Sumatra,” demikian pernyataan dari Seskab RI, dikutip dari akun Instagram Seskab RI.

Mabes TNI Tindaklanjuti Arahan Presiden soal Suku Dayak Jadi Prajurit

LINTASTIDARNEWS.ID (JAKARTA) Mabes TNI menyatakan akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait perekrutan Suku Dayak Pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.

“Segala petunjuk dan arahan Bapak Presiden, TNI akan menindaklanjuti,” kata Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas saat dihubungi, dikutip CNN Indonesia, Minggu (30/8/2026).

Nas mengatakan pada prinsipnya, TNI memberika kesempatan kepada seluruh putra-putri bangsa untuk mengabdi.

“Mengenai mekanisme dan bentuk penyesuaiannya, akan disampaikan setelah pembahasan dan penetapannya selesai,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI, para kepala staf angkatan dan sejumlah menteri di kediamannya di Hambalang pada Sabtu (29/8/2026) malam.

Baca Juga  Sambil Bagikan PIP, Vita Ervina Ajak Siswa SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan Pahami Empat Pilar Kebangsaan

Dalam pertemuan itu, salah satu yang dibahas adalah terkait syarat perekrutan Suku Dayak Pedalaman yang ingin jadi prajurit TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI, penanganan beberapa bencana antara lain pascagempa bumi di Flores, erupsi Gunung Merapi, serta penanganan Kebakaran Hutan Lahan di Indonesia khususnya Kalimantan dan Sumatra,” demikian pernyataan dari Seskab RI, dikutip dari akun Instagram Seskab RI. (rif)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *