Kabar Baik! Angka Stunting di Magelang Turun Jadi 15 Persen, Target Nasional Makin Dekat
LINTASTIDARNEWS.ID (Kabupaten Magelang) — Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magelang terus menunjukkan hasil positif. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BKKBN, serta dukungan Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina, berbagai program pencegahan stunting terus digencarkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi program keluarga yang digelar oleh Dinas BKKBN Kabupaten Magelang bersama sejumlah pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan stunting yang masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Magelang.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Dian Ekawati, menyampaikan bahwa tren penurunan angka stunting di wilayahnya terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menekan prevalensi stunting. Ia berharap sosialisasi yang dilakukan mampu memotivasi tim pendamping keluarga untuk terus aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

“Kami terus mengupayakan kolaborasi dan sosialisasi yang masif agar tim pendamping keluarga dapat menyampaikan kepada masyarakat pentingnya mencegah stunting melalui berbagai program yang telah disiapkan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, menegaskan bahwa program pencegahan stunting yang dijalankan BKKBN merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Ia berharap seluruh program dapat berjalan sesuai tugas dan fungsi yang telah ditetapkan, serta tersalurkan secara optimal kepada keluarga di Kabupaten Magelang.

“Program pencegahan stunting dari BKKBN sangat penting. Harapannya program ini bisa terdistribusi dengan baik kepada seluruh keluarga di Kabupaten Magelang sehingga mendukung terwujudnya Indonesia Emas di masa mendatang,” kata Vita.
Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Kabupaten Magelang mengalami penurunan cukup signifikan. Pada tahun 2025, prevalensi stunting tercatat berada di angka 18 persen. Memasuki tahun 2026, angka tersebut turun menjadi 15 persen.
Capaian ini dinilai menjadi langkah positif menuju target nasional penurunan stunting yang ditetapkan pemerintah, yakni mencapai angka 14 persen.
Pemerintah Kabupaten Magelang optimistis target tersebut dapat tercapai melalui penguatan sinergi antara pemerintah, tenaga pendamping keluarga, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjalankan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi keluarga. (wan)
