Ditarget Beroperasi Awal 2027, Pembangunan Gerbang Tol Salatiga Capai 13,2 Persen
LINTASTIDARNEWS.ID (SALATIGA) Proyek pembangunan Gerbang Tol Kota Salatiga yang terhubung dengan ruas Tol Semarang-Solo terus menunjukkan progres positif. Hingga akhir Juni 2026, pembangunan fisik akses tol baru tersebut telah mencapai 13,2 persen.
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Prajudi mengatakan pembangunan yang dimulai sejak April 2026 itu ditargetkan selesai pada Januari 2027.
“Pembangunan fisik sudah mencapai 13,2 persen, ditargetkan selesai Januari 2027,” ujar Prajudi, Rabu (24/6) kemarin.
Menurutnya, pembangunan gerbang tol baru tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas kawasan strategis di Kota Salatiga dan wilayah sekitarnya.
Kehadiran akses baru ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Gerbang tol yang nantinya terhubung dengan Jalan Pattimura itu diproyeksikan dapat mempercepat distribusi barang dan jasa, membuka akses yang lebih luas menuju pusat pendidikan, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.
Selain itu, akses baru tersebut juga diyakini mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung pada perkembangan Kota Salatiga.
Prajudi menilai keberadaan Pintu Keluar Tol Pattimura akan memperkuat posisi Salatiga sebagai salah satu kota penyangga strategis di koridor Semarang-Solo.
Tidak hanya dari sisi ekonomi, pembangunan tersebut juga diharapkan mempererat aktivitas sosial, budaya, hingga pendidikan masyarakat.
Untuk merealisasikan proyek tersebut, PT Trans Marga Jateng menggelontorkan investasi sekitar Rp113 miliar.
Sesuai rencana, gerbang tol baru itu hanya akan melayani kendaraan dari arah Semarang maupun kendaraan yang hendak menuju Kota Semarang. Skema tersebut disiapkan untuk mengoptimalkan arus lalu lintas sekaligus meningkatkan aksesibilitas masyarakat menuju ibu kota Jawa Tengah.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, pengelola optimistis proyek Gerbang Tol Kota Salatiga dapat beroperasi sesuai target pada awal 2027. (rif)
