CV Barokah Merapi Berbagi Santunan Anak Yatim dan Dhuafa
LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) Momentum 10 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan CV Barokah Merapi untuk kembali berbagi kepada masyarakat melalui program santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Sebanyak 824 penerima dari wilayah Kecamatan Dukun, Kecamatan Muntilan, hingga panti asuhan di Kecamatan Borobudur menerima santunan dengan total anggaran mencapai Rp 412 juta.
Kegiatan bertajuk “Barokah Merapi Berbagi Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa, 10 Muharram 1448 H” tersebut digelar di Aula Balai Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Selasa (23/6/2026).
Acara dihadiri 17 Kepala Desa, Kapolsek Dukun AKP Setya Darminta yang mewakili Forkopimcam Dukun, Perangkat Desa, serta para penerima manfaat.
Mewakili Direktur CV Barokah Merapi Triyono, Dedi Supriyadi menyampaikan bahwa santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas perusahaan.
“Kami sangat bahagia atas kehadiran seluruh tamu undangan dalam acara penyerahan santunan ini. Santunan yang kami sampaikan bertepatan dengan bulan Muharram sebagai wujud kehadiran CV Barokah Merapi di tengah-tengah masyarakat. Semoga bantuan kecil dari kami ini dapat membantu meringankan kesulitan anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” ujar Dedi.
Ia menjelaskan, santunan pada bulan Muharram memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan santunan rutin bulanan, sebagaimana juga dilakukan saat bulan Ramadan.
“Alhamdulillah kali ini santunan mencakup 15 desa di Kecamatan Dukun, dua desa di Kecamatan Muntilan yakni Gondosuli dan Sedayu, serta dua panti asuhan di Borobudur yaitu Omah Katresnan dan Azzahra. Setiap penerima memperoleh santunan sebesar Rp500 ribu sehingga total penerima mencapai 824 orang dengan anggaran sebesar Rp412 juta,” jelasnya.
Dedi juga berharap para kepala desa dapat membantu proses penyaluran agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Kami titip kepada para kepala desa untuk menjadi kepanjangan tangan kami dalam menyalurkan bantuan kepada para penerima. Kami juga memohon doa agar usaha CV Barokah Merapi selalu diberikan kemudahan, kelancaran rezeki, keselamatan, serta perlindungan dari Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, Wakil Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Dukun yang juga Kepala Desa Banyubiru, Wintoro, menyampaikan apresiasi atas konsistensi CV Barokah Merapi dalam melaksanakan kegiatan sosial setiap tahun.
“Dengan bantuan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa ini mudah-mudahan menjadi barokah bagi kita semua. Selama CV Barokah Merapi beroperasi, setiap tahun masyarakat kami selalu menerima santunan seperti ini. Karena itu mari kita doakan agar CV Barokah Merapi dapat terus beroperasi dengan lancar sehingga keberkahan ini terus dirasakan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan,” ucap Wintoro.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada CV Barokah Merapi yang dinilai terus menunjukkan kepedulian sosial melalui santunan rutin kepada masyarakat.
Kapolsek Dukun AKP Setya Darminta yang hadir mewakili Forkopimcam Dukun mengaku terharu melihat besarnya kepedulian yang diberikan perusahaan kepada masyarakat.
“Begitu banyak santunan dari Barokah Merapi membuat saya merinding dan terharu. Semoga bantuan ini benar-benar dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Setya Darminta juga mengajak seluruh kepala desa untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui sinergi bersama seluruh unsur di wilayah Kecamatan Dukun.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Sekretaris Desa Dukun, Yazid Aiman Fikri, mewakili Pemerintah Desa Dukun.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada CV Barokah Merapi yang telah bertahun-tahun memberikan santunan kepada warga kami yang membutuhkan. Semoga amal baik ini menjadi barokah bagi kita semua dan usaha CV Barokah Merapi semakin diberikan kelancaran,” katanya.
Program santunan Muharram tersebut menjadi salah satu agenda tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) CV Barokah Merapi yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak yatim piatu dan kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Magelang. (rif)
