Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Polisi dan TNGMb Patroli Jalur Pendakian Merbabu via Suwanting

0
IMG-20260916-WA0007

KAB.MAGELANG, LINTASTIDARNEWS.ID – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Merbabu terus diperkuat. Polsek Sawangan Polresta Magelang bersama jajaran Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb), Forkopimcam Sawangan, TNI, Manggala Agni dan masyarakat turun langsung melakukan patroli pencegahan karhutla di jalur pendakian Gunung Merbabu via Suwanting, Selasa (15/9/2026).

Patroli yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.30 WIB tersebut menyasar jalur pendakian melalui Dusun Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, serta sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kebakaran.
Kapolsek Sawangan AKP Abdul Muthohir, S.H., M.H., bersama personel Polsek Sawangan memimpin langsung kegiatan tersebut. Turut terlibat petugas Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Manggala Agni, Babinsa, Satpol PP serta mitra MMP Resor Wonolelo.

Patroli diawali dengan pengecekan lokasi registrasi dan loket pendakian Suwanting. Petugas sekaligus memberikan sosialisasi kepada mitra KTH Suwanting Indah dan para pendaki mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan serta menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Kami mengimbau para pendaki maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan agar bersama-sama menjaga kelestarian Gunung Merbabu. Jangan menyalakan api sembarangan dan pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” ujar AKP Abdul Muthohir.

Petugas selanjutnya menyusuri jalur pendakian dan kawasan sekitar untuk memantau aktivitas masyarakat, termasuk para pendaki maupun perumput. Pemantauan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya asap, titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Tidak hanya melakukan patroli, petugas juga memasang papan imbauan dan larangan membakar rumput kering maupun semak di sejumlah lokasi yang dianggap rawan.

Para perumput diberikan pemahaman agar tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun di sekitar kawasan hutan. Sebab, api yang semula kecil dapat dengan cepat merambat melalui rumput dan semak yang kering, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering.

Baca Juga  Penghormatan Terakhir Penuh Khidmat, Gubernur Akmil Pimpin Pelepasan Jenazah Letkol Czi Yulis Wahyu Prasetyo

Sementara kepada para pendaki, petugas mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan, tidak membuat api secara sembarangan, serta selalu mematuhi ketentuan dan jalur pendakian yang telah ditetapkan pengelola.

Para pendaki juga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan asap, titik api maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Hasil patroli menunjukkan kawasan yang dipantau dalam kondisi aman. Petugas tidak menemukan adanya asap maupun titik api di sepanjang jalur yang menjadi sasaran pemantauan. Jalur pendakian Gunung Merbabu via Suwanting juga terpantau aman, tertib dan kondusif.

Polsek Sawangan menegaskan, patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla akan terus dilakukan secara bersama-sama dengan pengelola kawasan, pemerintah kecamatan, TNI, masyarakat dan para pendaki.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem kewaspadaan sejak dini, sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Menjaga hutan bukan hanya tugas petugas, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat dan pendaki menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan di Gunung Merbabu,” pungkas AKP Abdul Muthohir.

Gunung Merbabu bukan hanya kawasan konservasi, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat di sekitarnya. Karena itu, menjaga kelestariannya membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh pihak.(*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *