Breaking News! Admin Medsos Diduga Pemicu Tawuran Antar Kelompok di Borobudur Diamankan Polresta Magelang

0
IMG-20260523-WA0049

LINTASTIDARNEWS.ID (Magelang) – Polresta Magelang berhasil mengamankan seorang admin media sosial yang diduga menjadi salah satu pemicu tawuran antar kelompok di wilayah Borobudur pada Jumat (22/5/2026).

 

Kasi Humas Polresta Magelang, Ipda Ady Lilik Purbianto menjelaskan, pengamanan tersebut bermula dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait adanya potensi gangguan keamanan dan aksi tawuran.

 

“Awalnya terdapat laporan dari 110. Setelah menerima laporan tersebut, anggota dari Polsek Borobudur bersama jajaran terkait, termasuk dari Muntilan, melaksanakan patroli,” ujar Ipda Ady.
Saat patroli berlangsung, petugas menemukan seorang admin akun media sosial bernama “Stembor” di depan Pasar Borobudur. Remaja berinisial AIQ (17), warga asal Muntilan, kemudian diamankan oleh anggota Polsek Borobudur ke Pos Borobudur guna dimintai keterangan lebih lanjut.

 

“Yang bersangkutan kemudian diamankan oleh anggota Polsek Borobudur bersama Pos Borobudur untuk dimintai keterangan di Polsek Borobudur,” lanjutnya.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, Unit Reskrim Polresta Magelang melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Polisi kemudian mendapatkan pengakuan bahwa yang bersangkutan menyimpan senjata tajam di rumahnya.
Petugas langsung menuju rumah terduga pelaku dan menemukan satu buah celurit yang disimpan di atas lemari rumah.
“Petugas kemudian langsung menuju rumah yang bersangkutan dan menemukan satu buah celurit yang disimpan di atas lemari rumahnya,” jelas Ipda Ady.

 

Berdasarkan pengakuan AIQ, senjata tajam tersebut ditemukan saat terjadi tawuran di wilayah Jonalan.
Saat ini barang bukti berupa senjata tajam telah diamankan di Mapolresta Magelang guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penanganan kasus tersebut juga melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) karena yang bersangkutan masih berstatus di bawah umur.

Baca Juga  Polres Karanganyar Terjunkan 400 Personel Amankan Nataru

 

Polisi masih mendalami dugaan keterlibatan AIQ terkait aktivitas di media sosial yang diduga memicu aksi tawuran antar kelompok di wilayah Borobudur dan sekitarnya.(Gus)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *