BBM Naik, Peminat Kendaraan Motor Listrik di Magelang Kian Naik

0
IMG-20260625-WA0009

LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi terus merangkak naik.

Seperti diketahui, Harga Pertamax naik Rp 3.950 per liter, dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.

Sementara Pertamax Green 95 naik Rp 4.100 per liter, dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.

Kenaikan ini mulai berlaku sejak 10 Juni 2026.

Hal ini membuat banyak masyarakat mulai mencari alternatif kendaraan yang lebih hemat.

Salah satu pilihan yang kini semakin diminati adalah motor listrik, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas harian dengan jarak tempuh tidak terlalu jauh.

Yunani (38), warga Dusun Bandung Sari, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, menjadi salah satu contoh masyarakat yang mulai beralih ke motor listrik.

Keputusan itu diambil setelah ia merasa biaya penggunaan kendaraan berbahan bakar bensin semakin membebani pengeluaran sehari-hari.

Setiap hari, Yunani hanya menempuh perjalanan pendek dari rumah menuju tempat kerjanya dan antar jemput anaknya sekolah.

Kondisi tersebut membuatnya yakin bahwa motor listrik dapat memenuhi kebutuhan transportasinya tanpa harus mengeluarkan biaya operasional yang besar.

“Sekarang lebih nyaman pakai motor listrik,” ungkap Yunani kepada lintastidarnews.id, Kamis (25/6/2026).

Awalnya, ia sempat mempertimbangkan berbagai pilihan sebelum akhirnya menjatuhkan keputusan untuk membeli motor listrik. Setelah digunakan dalam aktivitas harian, ia mengaku tidak menyesali pilihannya tersebut.

Menurut Yunani, perbedaan pengeluaran setelah menggunakan motor listrik terasa sangat signifikan.

Uang yang sebelumnya rutin dialokasikan untuk membeli bensin kini dapat digunakan untuk kebutuhan lainnya.

Bagi Yunani, salah satu keuntungan terbesar dari motor listrik adalah minimnya kebutuhan perawatan berkala.

Ia tidak lagi direpotkan dengan urusan mengganti oli atau melakukan servis mesin seperti pada motor konvensional.

“Selain itu juga perawatannya tidak terlalu ribet, seperti tidak perlu ganti oli berkala, pakai motor listrik juga tak perlu beli bensin dan antre di SPBU,” ujarnya.

Pengalaman menggunakan motor listrik membuat aktivitas sehari-harinya terasa lebih praktis. Ia cukup memastikan baterai terisi penuh sebelum digunakan untuk bekerja maupun keperluan lainnya.

Baca Juga  Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya

Kebiasaan mengantre di SPBU yang dulu sering dilakukan kini hampir tidak pernah lagi ia rasakan.

Menurut pengakuannya, proses pengisian daya baterai tidak menyulitkan. Ia hanya perlu melakukan pengisian sekitar dua hari sekali sebelum kembali menggunakan motornya untuk beraktivitas.

Biaya listrik yang dikeluarkan pun relatif kecil. 

Dalam sekali pengisian, tambahan biaya yang muncul dinilai jauh lebih ringan dibandingkan pengeluaran untuk membeli bahan bakar.

“Tinggal ngecharge 2 hari sekali, beres tinggal pakai aja. Listrik paling cuma nambah berapa ribu,” imbuhnya.

Fenomena meningkatnya minat terhadap motor listrik tidak hanya terjadi pada Yunani.

Semakin banyak masyarakat yang mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi yang lebih ekonomis. (rif)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *