580 Pelajar Grabag Dibekali Literasi AI, Polresta Magelang Tekankan Bijak dan Bertanggung Jawab Bermedia Digital
KAB.MAGELANG, LINTASTIDARNEWS.ID– Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat mendorong generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami, menyaring, dan memanfaatkannya secara bijak.
Semangat tersebut menjadi bagian dari Program Paham AI Polresta Magelang yang kali ini menyasar 580 pelajar SMA Negeri 1 Grabag dan SMA Negeri 2 Grabag, Kabupaten Magelang, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang digelar Bag SDM Polresta Magelang tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Pelatihan dilaksanakan di Aula dan Masjid SMA Negeri 1 Grabag serta Aula SMA Negeri 2 Grabag.
Sebanyak 20 personel yang tergabung dalam Trainer Paham AI Polresta Magelang diterjunkan untuk memberikan materi sekaligus mendampingi para siswa dalam praktik pemanfaatan teknologi AI.
Kabag SDM Polresta Magelang Kompol Andy Wasono, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengatakan pemahaman mengenai AI penting diberikan kepada pelajar karena teknologi tersebut telah berkembang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, AI memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara tepat. Teknologi tersebut dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran, menggali ide dan kreativitas, hingga mengembangkan berbagai keterampilan.
Namun demikian, kemudahan yang ditawarkan AI juga harus diimbangi dengan sikap kritis, etika, serta tanggung jawab dalam penggunaannya.
“Melalui Program Paham AI ini, kami ingin para siswa tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andy.
Pelatihan berlangsung secara interaktif. Sebelum menerima materi, para siswa terlebih dahulu mengerjakan pretest untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal mereka mengenai AI.
Selanjutnya, para Trainer Paham AI memberikan berbagai materi yang dilanjutkan dengan praktik penggunaan AI secara langsung. Para siswa mendapat kesempatan untuk mencoba dan memahami bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara positif, khususnya untuk mendukung kegiatan belajar.
Setelah mengikuti seluruh materi dan praktik, para peserta kembali mengerjakan posttest. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan pemahaman siswa setelah mengikuti rangkaian pelatihan.
Program ini tidak hanya menekankan kemampuan teknis dalam menggunakan AI. Para pelajar juga didorong untuk memahami pentingnya memilah informasi, menjaga etika, serta tidak menggunakan teknologi secara sembarangan.
Polresta Magelang berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi para pelajar dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.
“Generasi muda harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi tetap memiliki kemampuan memilah informasi, menjaga etika, dan menggunakan teknologi untuk hal-hal positif,” imbuh Andy.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka, seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai memperoleh sertifikat.
Kegiatan Program Paham AI di SMA Negeri 1 Grabag dan SMA Negeri 2 Grabag berlangsung tertib dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Polresta Magelang berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga cerdas, kritis, beretika, dan bertanggung jawab di era kecerdasan buatan.(*)
