Bendera Merah Putih 1.000 Meter Membelah Gunung Andong, Andong Nyawiji #5 Kobarkan Nasionalisme

0
IMG-20260823-WA0030

MAGELANG, LINTASTIDARNEWS.ID – Semangat nasionalisme membara di lereng Gunung Andong, Kabupaten Magelang. Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter dibentangkan dalam kegiatan Andong Nyawiji #5 di Basecamp Gunung Andong via Pendem, Dusun Pendem, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Minggu (23/8/2025).

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan. Ribuan meter kain Merah Putih menjadi simbol persatuan sekaligus penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Kegiatan dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintahan, aparat keamanan, pengelola basecamp, pendaki, relawan, pecinta alam, tokoh masyarakat hingga warga sekitar.

Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri, S.I.K., Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K., Wakapolres Magelang Kota Kompol Eka Yuniastuti, anggota DPRD Kabupaten Magelang Budiyono, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Agus Rozali, Camat Ngablak Ika Ajeng S. Baruni, S.Stp., M.M., Kapolsek Ngablak AKP Pramono Abdi Wibowo, S.Pd., M.H., serta Pj Kepala Desa Girirejo Sutarno.

Merah Putih Membentang, Semangat Indonesia Menggema

Rangkaian Andong Nyawiji #5 diawali dengan penyambutan Bendera Merah Putih Sapta Arga Cakra Nagari yang diturunkan dari kawasan Gunung Andong.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter yang disebut Sang Ratih Sri Buara. Bentangan raksasa Merah Putih tersebut menjadi pemandangan spektakuler sekaligus simbol kuat kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air.

Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari Soreng SWS dari Desa Bandungrejo.

Kepala Dusun Pendem Muh Solikhin mengatakan, Andong Nyawiji #5 tidak hanya menjadi kegiatan untuk menyambut Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan nasionalisme masyarakat.

Baca Juga  Api Misterius Gegerkan Sleman, Tim UGM dan BPBD Ungkap Dugaan Penyebab dari Gas Metana

«“Kegiatan Andong Nyawiji #5 ini bertujuan untuk silaturahmi dan memupuk rasa nasionalisme dalam menyambut hari Kemerdekaan RI,” ujar Muh Solikhin.»

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan Gunung Andong secara lebih luas agar keberadaan destinasi pendakian tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

«“Maksud dan tujuan Andong Nyawiji #5 ini juga untuk memperkenalkan Gunung Andong di kancah nasional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan desa kami, dusun kami,” katanya.»

Ia pun mengajak seluruh pihak memberikan kritik, saran, dan dukungan untuk pengembangan wisata pendakian Gunung Andong secara berkelanjutan.

Pemdes Girirejo: Wujud Kecintaan kepada Tanah Air

Pj Kepala Desa Girirejo Sutarno memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Andong Nyawiji #5.

Ia menilai kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap Indonesia sekaligus momentum untuk memperkuat persatuan.

«“Kami pemerintahan Desa Girirejo mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini merupakan wujud kita dalam mencintai Tanah Air kita Indonesia,” ungkap Sutarno.»

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dijaga dan dirawat sehingga menjadi agenda yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

«“Mari kita jaga, kita rawat kegiatan ini. Semoga Desa Girirejo rukun sejahtera,” ajaknya.»

Empat Jalur Pendakian, Gunung Andong Harus Dijaga Bersama

Camat Ngablak Ika Ajeng S. Baruni juga mengapresiasi penyelenggaraan Andong Nyawiji #5. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk jajaran Polresta Magelang dan Polres Magelang Kota yang hadir bersama masyarakat.

Ia menjelaskan, Gunung Andong saat ini memiliki empat jalur pendakian, yakni Dusun Pendem, Dusun Gogik, Dusun Sawit, serta jalur terbaru Dusun Temu, Desa Jogoyasan.

Baca Juga  PBH Peradi Magelang Dampingi Korban Praktik Rentenir

Dengan semakin banyaknya jalur pendakian dan meningkatnya aktivitas wisata, Ika mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, termasuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

«“Kita harus menjaga bersama agar tidak ada karhutla di wilayah Gunung Andong ini,” tegasnya.»

Ia berharap pengelolaan kawasan Gunung Andong semakin baik sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Kapolresta Magelang: Jangan Hanya Merah Putih yang Dijaga, Alam Juga

Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri mengapresiasi kegiatan Andong Nyawiji #5 yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena mampu mempertemukan aparat pemerintahan dengan masyarakat dalam suasana kebersamaan.

«“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia penyelenggara atas kegiatan Andong Nyawiji ini. Dengan kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara jajaran aparat pemerintahan dengan masyarakat,” ujar Edy.»

Ia berharap kegiatan tersebut membawa dampak positif, terutama bagi masyarakat Desa Girirejo.

Selain mengapresiasi semangat nasionalisme yang ditunjukkan melalui pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter, Kapolresta juga mengajak seluruh pihak menjaga kelestarian Gunung Andong.

«“Mari kita rawat, kita jaga, semoga tidak ada kebakaran di wilayah Gunung Andong,” tegasnya.»

Pesan tersebut menjadi penting mengingat Gunung Andong bukan hanya menjadi destinasi pendakian, tetapi juga merupakan kawasan alam yang harus dijaga bersama oleh seluruh pihak yang beraktivitas di dalamnya.

Nasionalisme dan Kepedulian Alam dalam Satu Gerakan

Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tanda kehormatan kepada Bendera Merah Putih dan penyerahan piagam penghargaan. Acara kemudian ditutup dengan doa dan pemutaran film.

Andong Nyawiji #5 akhirnya tidak hanya meninggalkan kesan melalui bentangan Merah Putih sepanjang 1.000 meter. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pesan tentang persatuan, nasionalisme, kebersamaan, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga  Vita Ervina Dorong Tata Kelola Layanan Rujukan Kesehatan di Magelang, Fokus Pangkas Antrean dan Tingkatkan Mutu RS

Kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, pengelola basecamp, relawan, pecinta alam, pendaki, tokoh masyarakat dan warga menjadi modal penting untuk menjaga Gunung Andong tetap aman, nyaman dan lestari.

Dari lereng Gunung Andong, Merah Putih bukan sekadar dibentangkan. Ia menjadi simbol bahwa semangat mencintai Indonesia harus berjalan beriringan dengan semangat menjaga alam dan membangun kesejahteraan masyarakat.(*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *