Persiapkan Muktamar ke-35 NU, Area Makam KH Wahab Chasbullah Dipasang Pagar
LINTASTIDARNEWS.ID (JOMBANG) Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, berbagai persiapan terus dilakukan. Salah satunya penataan dan sterilisasi kompleks pemakaman para masyayikh dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama. Di kompleks Pemakaman KH Wahab Chasbullah Tambakberas, sejumlah persiapan dilakukan dengan memasang pagar pembatas di area makam.
Juru Kunci Makam, Masrukan menjelaskan, pemasangan pagar tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, ketenangan, dan kekhusyukan kawasan makam. Hal ini mengingat kompleks tersebut diperkirakan akan didatangi banyak peziarah dan muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia.
“Rencananya pagar ini akan dibuka khusus untuk keluarga (dzurriyah) dan tamu-tamu penting. Sistemnya dikunci seperti di makam Sunan Ampel Surabaya. Ini dilakukan agar area utama makam tetap tertib dan terlindungi,” jelasnya.
Masrukan menuturkan, pembatasan akses tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap kemungkinan membludaknya jumlah peziarah. Selain menjaga ketertiban, kebijakan itu dimaksudkan untuk mempertahankan marwah dan penghormatan terhadap para masyayikh yang dimakamkan di kompleks tersebut.
Meski demikian, masyarakat umum tetap dapat melakukan ziarah. Peziarah akan diarahkan untuk melaksanakan ziarah dan memanjatkan doa dari area luar pagar yang telah disiapkan.
“Meskipun area dalam dikhususkan untuk dzurriyah dan tamu VVIP/VIP, peziarah umum tidak perlu khawatir. Peziarah umum tetap dapat melaksanakan ziarah dan mendoakan para masyayikh dari luar area pagar yang telah disiapkan secara representatif,” terangnya.
Selain penataan kompleks makam, persiapan juga dilakukan pada fasilitas pendukung di sekitar lokasi. Panitia Muktamar menyewa sejumlah lahan sawah milik warga untuk sementara dijadikan parkir guna mengantisipasi tingginya volume kendaraan yang masuk ke kawasan Tambakberas.
Masrukan mengatakan, pengamanan kawasan juga melibatkan Banser dan panitia lokal untuk mengatur alur peziarah. Berbagai fasilitas pendukung tersebut terus dikebut mengingat pelaksanaan Muktamar NU semakin dekat.
“Secara keseluruhan persiapan fisik dan alur terus berjalan. Pemasangan pagar ini dipersiapkan matang agar saat perhelatan Muktamar berlangsung, seluruh agenda ziarah dan penyambutan tamu berjalan aman, tertib, dan penuh kesopanan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, selain makam KH Abdul Wahab Chasbullah juga terdapat beberapa makam Masyayikh lain di antaranya seperti makam KH M. Said Fatah, KH Abdul Hamid Chasbullah, KH Usman, serta para masyayikh lainnya yang biasanya dikunjungi oleh Peziarah. (rif)
