Nestlé Lepas Saham 50%, Raup Dana US$3,43 Miliar
LINTASTIDARNEWS.ID (JAKARTA) Nestlé akan mengantongi dana sekitar €3 miliar (US$3,43 miliar) melalui pemisahan (spin off) bisnis air minumnya ke dalam perusahaan patungan (joint venture) dengan perusahaan investasi asal Amerika Serikat, Platinum Equity.
Seperti dikutip Reuters, dalam transaksi tersebut, Nestlé dan Platinum Equity akan masing-masing menguasai 50% saham perusahaan baru bernama Peranel.
Entitas ini akan menaungi sejumlah merek air minum premium milik Nestlé, seperti Source Perrier, S.Pellegrino, Acqua Panna, serta bisnis Nestlé Pure Life dan sejumlah merek air minum lokal.
Nestlé menyatakan transaksi yang ditargetkan rampung pada paruh pertama 2027 itu memberikan valuasi perusahaan (enterprise value) Peranel sebesar €4,9 miliar. Dengan valuasi tersebut, Nestlé diperkirakan menerima dana tunai sekitar €3 miliar saat penyelesaian transaksi.
Langkah spin off ini menjadi bagian dari restrukturisasi bisnis Nestlé terhadap unit air minumnya yang selama beberapa waktu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan hukum dan regulasi di Prancis terkait penggunaan metode pengolahan air yang tidak diizinkan, hingga meningkatnya kritik mengenai pemanfaatan sumber daya air dan isu keberlanjutan.
Di saat yang sama, Chief Executive Officer (CEO) Nestlé Philipp Navratil tengah mendorong peningkatan pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan dengan memusatkan fokus pada bisnis inti, termasuk produk nutrisi bayi, kopi, dan makanan hewan peliharaan.
“Dengan bermitra bersama Platinum Equity, Peranel akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menjalankan strateginya dengan kelincahan yang lebih tinggi,” ujar Navratil dalam sebuah pernyataan, dikutip dari IDN Financials. (rif)
