Akmil Hadirkan Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Perkuat Wawasan Strategis Calon Perwira TNI AD

0
IMG-20260703-WA0036

LINTASTIDARNEWS.ID (Kota Magelang)  – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dr. Dave Akbarshah Fikarno Laksono, M.E., memberikan pembekalan kepada 511 Taruna/Taruni Akademi Militer Tingkat III/Sermatar Tahun Pendidikan 2025/2026 di Gedung Moch. Lily Rochli, Akademi Militer, Magelang, Jumat (03/07/1016). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembekalan menjelang penutupan pendidikan dan pelantikan para Taruna sebagai Perwira Remaja TNI Angkatan Darat Tahun 2026.

Kedatangan Wakil Ketua Komisi I DPR RI beserta rombongan disambut langsung oleh Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar, di Kesatrian Akademi Militer. Dalam sambutannya, Gubernur Akmil menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Dr. Dave Akbarshah Fikarno Laksono hadir untuk berbagi wawasan dan pengalaman kepada para calon perwira.

Menurut Gubernur Akmil, kehadiran pimpinan Komisi I DPR RI menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi para Taruna untuk memperluas wawasan kebangsaan, memahami dinamika lingkungan strategis, serta meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan pertahanan negara dan peran strategis lembaga legislatif dalam mendukung sistem pertahanan nasional.

Ia juga menyampaikan bahwa Taruna Tingkat III/Sermatar akan mengakhiri pendidikan pada 16 Juli 2026 di Mabes TNI Cilangkap, sebelum mengikuti Upacara Prasetya Perwira di Istana Merdeka pada 21 Juli 2026.

Mengusung tema “Kepemimpinan Militer Era Kontemporer: Sinergi Strategis TNI dan Lembaga Legislatif dalam Sistem Pertahanan Negara”, Dr. Dave Akbarshah Fikarno Laksono menegaskan bahwa tantangan pertahanan abad ke-21 semakin kompleks dengan munculnya ancaman multidimensi, mulai dari perang siber, perang informasi, operasi hibrida, kecerdasan buatan, hingga sistem senjata otonom.

Menurutnya, kekuatan pertahanan negara tidak hanya ditentukan oleh modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga oleh kepemimpinan yang visioner, kemampuan berpikir strategis, penguasaan teknologi, serta sinergi yang erat antara TNI dan lembaga legislatif dalam membangun sistem pertahanan negara yang adaptif.

Baca Juga  190 Peserta Ikut Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Magelang Himpun 133 Kantong Darah

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Dave juga menekankan pentingnya membentuk Taruna Akademi Militer menjadi warrior-scholar, yakni prajurit yang tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, berpikir kritis, serta mampu menjawab tantangan peperangan modern yang berbasis teknologi dan informasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan di Graha Utama Akademi Militer, dilanjutkan ramah tamah, pelaksanaan ceramah pembekalan, sesi diskusi dan tanya jawab bersama para Taruna, serta diakhiri dengan makan siang bersama di Lounge Graha Utama.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Pembekalan ini diharapkan semakin memperkuat karakter kepemimpinan, wawasan strategis, serta profesionalisme para Taruna Akademi Militer sebagai calon Perwira TNI Angkatan Darat yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.(Gus)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *