Dandim Magelang Meninjau Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung Garuda
LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) Komandan Kodim (Dandim) 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman S.I.P.,M.I.P didampingi Pasiter Kapten Kav Sriyanto meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan dua Kecamatan yaitu Desa Sukodadi Kecamatan Bandongan dan Desa Balai Kerto Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, Kamis (08/01/2026) kemarin.
Peninjauan yang dilakukan Dandim bersama tim Zidam IV/Diponegoro, Pasiter Kapten Kav Sriyanto, Danramil 03/ Bandongan Kapten Arm Suyanta, Babinsa Desa Sukodadi, Babinsa 04/ Kaliangkrik, Perangkat Desa berlangsung sejak pukul 08.00 – 10.30 WIB tersebut dihadiri unsur Pemerintah Desa Sukodadi Kecamatan Bandongan dan Desa Balai Kerto Kecamatan Kaliangkrik.
Pada kesempatan tersebut, Dandim Magelang menyampaikan bahwa rencana pembangunan Jembatan Gantung Garuda memiliki manfaat yang strategis bagi masyarakat, karena menghubungkan dua kecamatan di wilayah Kabupaten Magelang.
“Jembatan ini nantinya sangat penting untuk masyarakat Desa Sukodadi maupun Desa Balaikerto dimana mempersingkat jarak tempuh warga ke pasar maupun anak-anak sekolah menjadi lebih menghemat waktu tempuh,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Afrizal Rakhman menegaskan bahwa pembangunan jembatan Gantung Garuda dengan panjang 35 meter membentang diatas Sungai Kanci tersebut, merupakan komitmen pemerintah dan perhatian TNI dalam meningkatkan infrastruktur di pedesaan.
“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan progam pemerintah atas perintah langsung Presiden RI sebagai bentuk kepedulian negara terhadap kebutuhan masyarakat. TNI AD hadir untuk selalu membantu, mengawal dan memastikan pembangunan ini tepat sasaran serta berjalan dengan baik,” tegas Dandim.
Ditempat yang sama Rofiudin (53) yang merupakan Kades Sukodadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden dan TNI AD dalam hal ini Kodim 0705/ Magelang sebagai pelaksana di lapangan dapat mengerti keluhan masyarakat desa. Dengan rencana pembangunan jembatan gantung Garuda, warga masyarakat Sukodadi maupun warga Balaikerto akan sangat besar manfaatnya serta dampaknya bagi warga.
Lebih lanjut dikatakan Rofiudin semula pada tahun 1970 an ada jembatan dari bambu sebagai penghubung dua desa yang sudah rapuh, dan saat diterjang banjir kondisi struktur jembatan saat ini sudah tidak berbentuk dan hilang terkena banjir.
“Terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan pihak Kodim 0705/ Magelang yang sudah memberikan solusi dalam pembuatan Jembatan Gantung Garuda untuk warga masyarakat kami,” ungkap Kades Rofiudin.
Dengan adanya pembangunan Jembatan Gantung Garuda, warga Dusun Kaliduren Sukodadi dan warga Dusun Pongangan Desa Balai Kerto diharapkan dapat meningkatkan mobilitas, perekonomian dan kesejahteraan warga di kedua Desa yang selama ini terpisah oleh aliran Sungai Progo. (pen)
