Vita Ervina “DPR RI” Dukung Kanim Wonosobo Mempunyai Desa Binaan di Setiap Kecamatan

0
IMG-20251223-WA0008

LINTASTIDARNEWS.ID (WONOSOBO) Anggota Komisi XIII DPR RI fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Tengah VI (Kota Magelang, Kab. Magelang, Kab. Temanggung, Kab. Wonosobo, dan Kab. Purworejo), Vita Ervina, S.E., M.B.A. melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Wonosobo, Selasa (23/12/2025) kemarin. Kedatangannya langsung disambut oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Imigrasi Jateng, dan Kepala Kanim Wonosobo beserta jajarannya.

Perlu diketahui, Kanim Wonosobo mempunyai wilayah kerja di satu (1) kota dan empat (4) kabupaten, diantaranya Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Purworejo.

Selain pelayanan paspor, Kanim Wonosobo juga melayani izin tinggal dan juga penegakan hukum keimigrasian.

Dihadapan anggota Komisi XIII DPR RI Vita Ervina, Kepala Kanim Wonosobo Imam Bahri memaparkan ada beberapa fasilitas yang ada di Kanim Wonosobo, seperti fasilitas ramah HAM bagi kaum rentan, kaum disabilitas, ruang laktasi, ruang baca, drive true sampai merchandise kompensasi jika pelayanan tidak sesuai SOP.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Kanim Wonosobo sebagai komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja serta menghadirkan inovasi pelayanan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Selain itu, Kanim Wonosobo juga membeberkan beberapa raihan yang dicapai oleh kantornya selama di tahun 2025 ini.

“Target PNBM 2025 naik 317,53 % yang semula hanya mentargetkan Rp 9.840.600.000,-00namun sampai di tanggal 10 Desember 2025 ini mencapai Rp 31.246.623.100,00,” kata Kepala Kanim Wonosobo.

Laporan Kepala Kanim Wonosobo dibenarkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Jateng, Haryono Agus Setiawan. Bahkan di depan Vita Ervina langsung, Haryono juga menjelaskan bahwa Kanim Wonosobo merupakan salahsatu kantor imigrasi yang memberikan pelayanan baik dan maksimal di Jawa Tengah, karena dengan luasan kantor yang sangat terbatas namun mampu memberikan pelayanan secara maksimal.

Baca Juga  Peringati HAB Ke-80, Kemenag Boyolali Salurkan Bantuan Ratusan Juta Rupiah

Dijelaskan olehnya, masih menurut Haryono, saat ini Kanim Wonosobo sudah memiliki dua (2) desa binaan, yakni Desa Pakuncen dan Desa Kuripan.

“Desa binaan imigrasi dibuat untuk mengawasi dan monitoring potensi pelanggaran keimigrasian,” ucap Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Jateng, Haryono.

Sementara Vita Ervina ketika melakukan peninjauan secara langsung sarana dan prasarana di Kanim Wonosobo merasa kaget karena terlihat sangat banyak sekali masyarakat yang mengunjungi kantor tersebut.

“Kok banyak sekali masyarakat yang membuat paspor ataupun yang lain di Kanim Wonosobo. Bahkan tidak hanya masyarakat di daerah tersebut saja yang membuat paspor, namun juga ada masyarakat dari luar Jawa,” ujar Vita (sapaan akrab Vita Ervina).

Baginya, lanjut Vita, pihaknya sangat mengapresiasi positif atas layanan dan inovasi yang diberikan Kanim Wonosobo untuk masyarakat. Namun pihaknya juga berharap ada upaya lebih dalam peningkatan perlindungan bagi masyarakat guna meminimalisir adanya potensi TPPO dan TPPM.

“Saya berharap dan mendorong Kanim Wonosobo hadir di tengah masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan memperkecil potensi pelanggaran Keimigrasian melalui program desa binaan. Minimal ada lah di setiap kecamatan,” terangnya.

Setelah menyaksikan pelayanan di Kanim Wonosobo dan melihat serta mendengar secara langsung paparan dan laporan dari Kepala Kanim Wonosobo, Vita juga berharap agar Kanim Wonosobo untuk dinaikkan statusnya menjadi Kantor Imigrasi Kelas 1.

“Tentu ada alasannya kenapa saya bisa mengusulkan dan mendukung agar bisa dinaikkan menjadi Kelas 1, karena dengan luasan kantor yang sangat terbatas, namun Kanim Wonosobo tetap memberikan pelayanan secara optimal dan maksimal,” jelasnya.

Kunjungan Vita Ervina ke Kanim Wonosobo adalah bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan anggota legislatif terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di bidang keimigrasian. (rif)

Baca Juga  Vita Ervina : Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Dapat Mencegah Munculnya Paham Radikalisme
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *