Sejumlah Kades di Kab. Klaten Merasakan Dampak Pengurangan Dana Desa

0
IMG-20251209-WA0040

LINTASTIDARNEWS.ID (KLATEN) Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten merasakan dampak yang cukup luar biasa terkait pengurangan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2026 oleh pemerintah pusat. Solusinya, kegiatan yang akan dilaksanakan di desa adalah berdasarkan skala prioritas.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Ngawen, Waliyono, mengatakan berdasarkan informasi yang di terima, pengurangan ADD tahun 2026 sebesar 14 persen dan DD 16 persen.

“Dampaknya pembangunan di desa otomatis berpengaruh. Tapi ini kan program pemerintah pusat untuk ketahanan pangan, KDMP dan BLT DD saja sudah 60 persen,” kata Waliyono, Selasa (9/12/2025).

Waliyono yang menjabat Kepala Desa Manjung itu menambahkan, pihaknya akan menunggu apa yang akan disampaikan oleh pimpinan dalam hal ini Bupati Klaten dan mengikuti saja.

Sementara itu, Camat Ngawen Poniran, S.I.P. mengaku bisa memahami apa yang menjadi keresahan para Kepala Desa di wilayahnya. Namun, kata dia, karena ini sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat maka mau tidak mau harus dilaksanakan.

Terkait dampak pengurangan ADD tahun 2026, dia menghimbau seluruh Kepala Desa agar kegiatan menyesuaikan ADD dan DD.

“Apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat dilaksanakan. Kalau ke depannya masih memungkinkan ada kegiatan yang bisa di tunda, ya di tunda. Laksanakan kegiatan yang menjadi skala perioritas,” ujar Poniran saat ditemui usai membuka Rakerda PKK Kecamatan Ngawen di Aula Kantor Camat Ngawen, Selasa (9/12/2025). (mila)

Bagikan:
Baca Juga  Perkuat Kehumasan di Situasi Darurat, Polresta Magelang Ikuti Bimtek Mitigasi Pemberitaan Bencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *