IMG-20251207-WA0033

LINTASTIDARNEWS.ID (KLATEN) Tim gabungan Polres Klaten bersama Polsek Karangdowo bergerak cepat menindaklanjuti Video Viral aksi konvoi remaja yang mambawa senjata tajam di jalan wilayah Karangdowo. Sebanyak 14 remaja ditangkap.

Belasan remaja itu ditangkap tak sampai sehari sejak video aksi mereka beredar di media sosial. Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Taufik Firda Mustofa, mengatakan jumlah remaja yang ditangkap terus bertambah setelah pengembangan penangkapan awal.

“Total saat ini ada 14 orang yang berhasil kami amankan. Dua di antaranya merupakan orang dewasa sementara sisanya masih di bawah umur,” kata AKP Taufik Firda Mustofa, Minggu (7/12/2025).

Taufik menjelaskan kasus konvoi remaja bawa senjata tajam di Karangdowo, Klaten, terungkap berawal dari laporan masyarakat yang disertai dengan beredarnya rekaman video di berbagai platform media sosial.

Aparat kemudian melakukan pelacakan ke lokasi kejadian serta menelusuri identitas para pelaku yang terekam dalam video tersebut. Para remaja tersebut berasal dari sejumlah kecamatan berada di Kabupaten Klaten dan tidak tergabung dalam satu kelompok tertentu.

“Mereka bukan bagian dari geng tertentu. Setelah ditelusuri mereka berasal dari wilayah Pedan, Ceper, Trucuk dan Cawas,” jelasnya .

Dari hasil penindakan awal, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan kendaraan bermotor yang digunakan dalam aksi konvoi tersebut.

Saat ini, penyidikan masih mendalami motif di balik aksi tersebut serta kemungkinan adanya keterlibatan dengan tindak pidana lain. Sebelumnya video sekelompok remaja membawa senjata tajam beredar di media sosial.

Dalam video pada suasana petang itu terlihat sejumlah remaja mengacungkan senjata tajam jenis celurit panjang yang kerap di sebut corbek. Lokasinya di jalan beraspal di antara persawahan.

Baca Juga  Gubernur Akmil Pimpin Upacara Tujuh Belasan, Tegaskan Keteladanan Kepemimpinan Jenderal Sudirman

Salah satu remaja yang mengacungkan sajam terlihat turun dari sepeda motor kemudian berteriak. Tidak jelas kalimat yang diucapkan selain satu kata umpatan. Di belakangnya ada remaja lain yang menggeber sepeda motor.

Setelah itu terlihat remaja lain yang mengucapkan sajam. Kemudian muncul tiga remaja berboncengan sepeda motor dengan salah satu orang membawa sajam berukuran panjang. Dalam keterangan di unggahan media sosial, ruas jalan tersebut berada di jalan Karangdowo – Posis.

Aksi tersebut menimbulkan keresahan warga karena terjadi di jalur umum dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Menyikapi hal itu, kepolisian menghimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama di malam hari dan saat menggunakan kendaraan bermotor. (Mila)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *