Ribuan Warga Curah Sokorini Muntilan Lestarikan Tradisi Nyadran

0
IMG-20260203-WA0041

LINTASTIDARNES.ID (MAGELANG) – Ribuan warga Dusun Curah 3, Desa Sokorini, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, memadati Masjid Nurul Huda sejak pagi hari untuk mengikuti tradisi Nyadran, tradisi turun-temurun menjelang bulan suci Ramadan. Selasa (03/01/2026)

Warga datang berbondong-bondong dengan membawa “sarang” berisi nasi berkat. Hidangan tersebut kemudian dibagikan kepada sesama warga sebagai simbol kebersamaan dan sedekah. Suasana hangat penuh kekeluargaan tampak terasa saat masyarakat saling bertemu dan bercengkerama.

Nyadran di dusun ini merupakan tradisi doa bersama untuk mengenang dan mendoakan arwah para leluhur menjelang puasa Ramadan. Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap pertengahan bulan Sya’ban dan telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Kepala Desa Sokorini, Muhammad Azis Effendi, mengatakan tradisi Nyadran sudah ada sejak lama dan terus dilestarikan masyarakat hingga kini.
“Kami tidak tahu pasti sejak kapan tradisi ini dimulai. Sudah turun-temurun. Setiap pertengahan bulan Sya’ban selalu kami laksanakan,” ujar Azis.
“Tujuannya untuk mendoakan para leluhur dan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” tambahnya.

Sebelum berkat dibagikan, warga terlebih dahulu mengikuti pembacaan kalimah thayyibah dan tahlil yang dipimpin seorang kyai. Setelah doa bersama, warga makan bersama dan membawa pulang sebagian berkat.

Tradisi ini juga menarik perhatian para perantau. Salah satunya Nandar, warga yang kini merantau di Kalimantan. Ia sengaja pulang kampung demi mengikuti Nyadran.
“Ini tradisi yang bagus. Saya sempatkan pulang untuk mendoakan simbah saya yang dimakamkan di dusun ini. Kalau ada rezeki, pasti pulang,” katanya.

Melalui tradisi Nyadran, warga Curah 3 tak hanya menjaga warisan budaya leluhur, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan spiritualitas menjelang datangnya Ramadan.(Gus/Nurul)

Bagikan:
Baca Juga  Atria Hotel Magelang Hidupkan Seni Lewat Pameran 5rawung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *