PWKI Kota Magelang Rayakan Natal Bersama, Teguhkan Semangat Toleransi

LINTASTIDARNEWS.ID (Kota Magelang) – Perkumpulan Wanita Kristiani Immanuel (PWKI) DPC Kota Magelang menggelar Perayaan Natal Bersama yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Pendopo Pengabdian Rumah Jabatan Wali Kota Magelang, Senin petang (15/12/2025).
Perayaan Natal tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Magelang bersama ratusan umat Kristen dari berbagai gereja. Tampak hadir Wali Kota Magelang H. Damar Prasetiyono beserta Ketua Tim Penggerak PKK, Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Rini, para kepala dan perwakilan OPD, Kapolsek Magelang Tengah AKP Iwan, Ketua BAMAG Pdt. Trio, Ketua GOW Hj. Sita, Ketua Persaudaraan Lintas Iman Magelang Agus, dan Ketua PWKI periode 2020–2025 Evadina Renoati, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Magelang.
Dalam khotbah Natalnya, Pendeta Dr. Kornelius Sabat, menyampaikan tema Natal Nasional yang menitikberatkan pada penyelamatan keluarga. Ia mengajak seluruh umat untuk menjaga keutuhan keluarga melalui empat langkah utama, yakni iman sebagai modal utama, menjaga nama baik keluarga, memberikan keteladanan, serta memperhatikan pendidikan dan pengelolaan kekayaan.

Sementara itu, Wali Kota Magelang H. Damar Prasetiyono dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani. Ia berharap perayaan Natal membawa berkat, kesehatan, umur panjang, serta rezeki yang berlimpah bagi seluruh masyarakat.
“Pemerintah Kota Magelang akan selalu melayani dan mengayomi seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan. Kerukunan yang telah terjalin dengan baik selama ini harus terus dijaga, terlebih Kota Magelang telah meraih predikat sebagai kota paling toleran keempat secara nasional. Prestasi ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Perayaan Natal PWKI ditandai dengan prosesi penyalaan lilin Natal oleh Wali Kota Magelang beserta istri, dilanjutkan Kapolres Magelang Kota, Ketua BAMAG, dan tokoh-tokoh lainnya hingga tujuh lilin menyala sempurna, diiringi lantunan lagu rohani Malam Kudus yang menambah suasana haru dan sakral.
Acara semakin semarak dengan berbagai pentas seni, mulai dari melodrama, gerak dan lagu, paduan suara, hingga tarian anak-anak dari berbagai gereja di Kota Magelang. Perayaan Natal ditutup dengan doa penuh hikmat yang dipimpin oleh Pendeta wanita Yannadelle Hehanusa Sahetapi.(Gus)
