Masyarakat Jebres Solo Digegerkan Atas Penemuan Mayat Bayi di Depan Kos Mahasiswa
LINTASTIDARNEWS.ID (SOLO) Warga Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Solo, digegerkan oleh penemuan bayi laki-laki dalam kardus di depan kamar Indekos kawasan Gadingan, Senin (22/12/2025). Saat ditemukan bayi tersebut sudah tidak bernyawa dan hanya tertutup kain berwarna krem di dalam kardus.
Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, mengungkapkan peristiwa yang memilukan ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Penemuan jasad bayi tersebut bermula saat salah satu penghuni indekos, RA (19), baru saja kembali dari kampusnya, Mahasiswa asal Wonogiri ini mengaku tidak melihat benda mencurigakan apa pun saat berangkat kuliah pada pagi hari.
“Saat berangkat pagi, mahasiswa tersebut tidak melihat adanya kardus atau barang yang mencurigakan. Namun, saat pulang dari kampus sekitar pukul 10.00 WIB, ada kardus tersebut. Awalnya dikira paket, namun kondisinya tidak tertutup rapat. Begitu kadus dibuka ternyata isinya bayi ” kata Kompol Murtiyoko.
RA kepada awak media mengatakan bahwa ketika menemukan mayat bayi ia sangat kaget, dan ia pun langsung melaporkannya ke Ketua RT setempat, yang kemudian diteruskan ke Ketua RW dan Polsek Jebres.
Mendapat laporan tersebut,.Polsek Jebres segera mengirimkan personel untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengecekan medis awal, bayi laki-laki itu dipastikan sudah tidak bernyawa.
“Bayi ditemukan di dalam kardus yang diletakkan di teras depan kost. Kondisinya sudah meninggal dunia saat ditemukan dan masih ada ari-arinya yang menempel pada tubuhnya,” jelasnya.
Kondisi bayi yang masih lengkap dengan tali pusar atau ari-ari memperkuat dugaan bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum akhirnya dibuang oleh orang tidak bertanggung jawab.
Kepolisian memperkirakan pelaku meletakkan kardus berisi bayi tersebut antara pukul 09.00 WIB. Polisi menduga pelaku sudah memantau situasi indekos yang sedang sepi karena bertepatan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kebetulan penghuni kost tinggal satu orang. Karena libur Nataru, penghuni yang lain sedang pulang ke kampung halaman. Kondisi sepi ini tampaknya di manfaatkan pelaku untuk menaruh bayi tanpa diketahui orang lain,” kata dia.
Saat ini, jajaran Reskrim Polsek Jebres bersama Satreskrim Polresta Surakarta tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku. Polisi menyisir sejumlah kamera pengawasan atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian, termasuk bangunan di samping indekos.
“Di sekitar lokasi ada (kamera) CCTV ini masih kami dalami dan kami periksa rekamannya, semoga ada petunjuk jelas mengenai siapa yang meletakkan kardus tersebut,” tegas Kompol Murtiyoko.
Untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut, jasad bayi laki-laki tersebut telah dievakuasi ke RSUD Dr Moewardi Solo. Polisi juga menghimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat guna membantu proses pengungkapan kasus. (Armila)
