Karangan Bunga Banjiri Halaman Polresta Magelang, Wujud Apresiasi Warga atas Pemberantasan Premanisme

0
IMG-20260402-WA0015

LINTASTIDARNEWS.ID, Polresta Magelang — Polda Jateng, Magelang – Pemandangan tak biasa tampak di halaman Markas Komando (Mako) Polresta Magelang pada Rabu (1/4/2025). Sejumlah karangan bunga berjejer rapi sebagai bentuk ucapan terima kasih dari warga dan para pedagang Pasar Muntilan kepada jajaran Polresta Magelang.

Karangan bunga tersebut dikirim oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pedagang sayur, pedagang umum, kuli panggul pasar, kawulo alit Pandansari, hingga warga Pucungrejo, Muntilan.

Ucapan terima kasih itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas langkah tegas aparat kepolisian dalam memberantas praktik premanisme yang selama ini meresahkan masyarakat, khususnya di kawasan Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang.

Dari pantauan di lokasi, karangan bunga berisi pesan dukungan dan ungkapan terima kasih kepada Kapolresta Magelang atas tindakan tegas terhadap oknum preman yang dinilai mengganggu kenyamanan dan aktivitas para pedagang pasar.

Dukungan Moral untuk Penegakan Hukum

Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan masyarakat melalui kiriman karangan bunga tersebut.

Menurutnya, dukungan itu menjadi bukti bahwa masyarakat menginginkan situasi yang aman, tertib, dan bebas dari tindakan premanisme.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari warga dan para pedagang. Ini menjadi motivasi kami untuk terus memberantas segala bentuk kejahatan, termasuk premanisme yang meresahkan masyarakat,” ujar AKP La Ode.

Ia menegaskan, kepolisian akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan memastikan ruang-ruang publik, termasuk pasar tradisional, terbebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat kecil.

Pedagang Merasa Lebih Aman

Karangan bunga yang dikirim warga dan pedagang itu sekaligus menjadi simbol rasa lega dan dukungan moral atas tindakan aparat kepolisian yang dinilai berpihak pada keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga  Hari Bakti Taruna 2026, Gubernur Akmil Apresiasi Kreativitas dan Daya Nalar Taruna Lewat Lomba Melukis dan Esai

Pasar Muntilan sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat dinilai harus menjadi kawasan yang aman dan nyaman bagi seluruh pedagang maupun pembeli. Karena itu, tindakan tegas terhadap praktik premanisme mendapat respons positif dari berbagai kalangan.

Tidak hanya pedagang pasar, dukungan juga datang dari warga sekitar yang selama ini berharap adanya penertiban terhadap aksi-aksi yang mengganggu ketenangan lingkungan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Polresta Diminta Konsisten

Masyarakat berharap langkah tegas yang telah dilakukan Polresta Magelang tidak berhenti pada satu kasus saja, tetapi terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Muntilan dan sekitarnya.

Kehadiran aparat yang responsif dan tegas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Dengan berjejernya karangan bunga di halaman Mako Polresta Magelang, pesan yang ingin disampaikan masyarakat pun terlihat jelas: dukungan terhadap penegakan hukum dan penolakan terhadap segala bentuk premanisme di ruang publik. (Gus)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *