Gugurnya Sertu Ichwan, Vita Ervina Sampaikan Duka Mendalam dan Kutuk Keras Serangan Israel ke Libanon
oplus_32
LINTASTIDARNEWS.ID (JAKARTA) Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI, Vita Ervina, menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Sersan Satu (Sertu) Ichwan, prajurit penjaga perdamaian dunia yang bertugas di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Almarhum Sertu Ichwan, putra terbaik bangsa asal Deyangan, Magelang, gugur dalam menjalankan tugas mulia sebagai penjaga keamanan dan perdamaian dunia. Pengabdian beliau merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.
“Saya, atas nama pribadi sebagai anggota DPR RI dan keluarga besar PDI Perjuangan, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum Sertu Ichwan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Vita Ervina, Selasa (31/3/2026) di Jakarta.
Lebih lanjut, Vita Ervina mengutuk keras serangan mematikan kedua yang dilancarkan oleh Israel di wilayah Lebanon, yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa, termasuk personel penjaga perdamaian.
“Serangan ini tidak dapat dibenarkan karena melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum internasional, serta mengancam stabilitas kawasan. Tiga prajurit Indonesia telah gugur dan juga mengalami luka-luka akibat dua serangan yang terjadi secara beruntun. Saya mengutuk keras aksi kekerasan tersebut dan mendesak semua pihak untuk menahan diri serta menghormati misi perdamaian yang dijalankan oleh pasukan PBB,” tegasnya.
Vita Ervina juga mendorong Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk mengambil langkah diplomatik yang tegas, termasuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian dunia. Ia juga meminta PBB untuk melakukan penyelidikan secara tuntas dan mendalam atas peristiwa serangan tersebut.
“Keselamatan prajurit kita adalah prioritas utama. Negara harus hadir memberikan perlindungan penuh dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Vita Ervina mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan almarhum serta memperkuat solidaritas terhadap para penjaga perdamaian dunia.
“Pengorbanan almarhum adalah pengingat bagi kita semua akan pentingnya perdamaian. Mari kita jaga semangat kemanusiaan dan persatuan, baik di dalam negeri maupun dalam kontribusi Indonesia di tingkat global,” tutupnya. (rif)
