Oplus_131072

Oplus_131072

LINTASTIDARNEWS.ID (BOYOLALI) Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto berpamitan pada Selasa (13/1/2026) untuk melaksanakan tugas barunya sebagai Wakapolrestabes Surabaya. Jabatan Kapolres Boyolali kini diemban AKBP Indra Maulana Saputra dari Mabes Polri.

Pada Selasa pagi di halaman Mapolres Boyolali, terlihat deretan karangan bunga serta kiriman bibit pohon dari berbagai pihak. Pengirimnya berasal dari rumah makan, pengelola tempat wisata, perusahaan perorangan, hingga instansi.

Karangan bunga tersebut berisi ucapan selamat dan doa sukses atas serah terima jabatan Kapolres Boyolali dari AKBP Rosyid Hartanto kepada AKBP Indra Maulana Saputra. Sebelumnya Indra menjabat sebagai Kasubbag Lekgassus Baggassus Robinkar SSDM Polri.

Sekitar pukul 09,15 WIB, Kapolres Boyolali yang baru tiba bersama istri dan disambut dengan tradisi pedang pora, dilanjutkan dengan jabat tangan bersama para pejabat Polres Boyolali, termasuk Kapolres lama AKBP Rosyid Hartanto beserta istri.

Selanjutnya, Kapolres lama dan baru beserta jajaran mengikuti acara internal di kantor Polres Boyolali. Kegiatan dilanjutkan dengan apel sekitar pukul 11.45 WIB. Pada pukul 12.15 WIB, AKBP Rosyid Hartanto meninggalkan Mapolres Boyolali dengan menyalami satu per satu pesonel.

Rosyid menyampaikan masih terdapat sejumlah hal yang belum maksimal dikerjakan selama dirinya menjabat Kapolres Boyolali.

“Hal-hal tersebut kami teruskan kepada Kapolres yang baru agar bisa dilaksanakan lebih baik dan maksimal. Kegiatan masyarakat yang perlu diantisipasi tentu terkait bencana alam,” katanya.

Menurut Rosyid, bencana hidrometeorologi masih menjadi perhatian di Boyolali dan akan menjadi atensi Kapolres yang baru. Selain itu, Polres Boyolali di bawah kepemimpinan AKBP Indra Maulana Saputra akan melakukan akselerasi penerapan KUHP dan KUHAP yang baru.

Ia berharap seluruh anggota segera menyesuaikan diri, terutama dalam penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak, penipuan daring, serta kasus-kasus menonjol lainnya.

Baca Juga  Dialog UMCI ke-3 di Vientiane Perkuat Kolaborasi Kota-Kota Mekong untuk Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

Rosyid juga menyoroti persoalan narkoba, khususnya banyaknya pengguna dari kalangan anak-anak, serta berpesan agar Kapolres baru terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, masyarakat, tokoh agama, dan media.

“Saya berharap Kapolres Boyolali yang baru bisa menindak tegas seluruh bentuk kenakalan remaja, khususnya penyalahgunaan obat terlarang,” ujar Rosyid.

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra meminta doa restu agar dapat menjalankan amanah dan memberikan manfaat bagi masyarakat Boyolali.

Ia berkomitmen melanjutkan program dan kinerja pendahulunya serta memberikan pelayanan terbaik sesuai arahan Kapolda Jawa Tengah.

“Kami akan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Indra juga mengingatkan seluruh personel Polres Boyolali untuk meningkatkan kepedulian antar sesama sebagai upaya meminimalkan potensi pelanggaran.

“Personel Polri adalah manusia biasa. Oleh karena itu, pengawasan dan kepedulian antar rekan menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya. (Armila)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *