Polresta Magelang Kenalkan AI kepada Pelajar, Bekali Generasi Muda Agar Cerdas dan Beretika di Era Digital

0
IMG-20260818-WA0043

MAGELANG LINTASTIDARNEWS.ID— Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak hanya mengubah cara manusia bekerja, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan. Menyikapi perkembangan tersebut, Polresta Magelang mendorong penguatan literasi digital generasi muda melalui kegiatan pengenalan dan pemanfaatan AI bagi pelajar SMA Negeri 1 Kota Mungkid, Kabupaten Magelang.

Kegiatan edukasi dan pelatihan tersebut dipimpin Kabag SDM Polresta Magelang Kompol Andi Wasono, S.Psi., M.Psi., dan diikuti para siswa SMA Negeri 1 Kota Mungkid. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran digital di kalangan pelajar agar perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai instrumen pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan potensi diri.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan konsep dasar AI, perkembangan kecerdasan buatan, hingga berbagai bentuk pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Para pelajar juga memperoleh gambaran mengenai bagaimana AI dapat digunakan secara produktif untuk mendukung proses belajar dan menghasilkan karya secara lebih kreatif.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Tidak sekadar menerima materi, para siswa juga diajak berdiskusi dan melakukan praktik langsung untuk mengenal lebih dekat cara kerja serta pemanfaatan teknologi AI.

Kompol Andi Wasono menekankan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan etika digital.

“Teknologi AI harus dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan potensi generasi muda. Namun, penggunaannya tetap harus dilakukan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi saja tidak cukup. Generasi muda juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis untuk memahami manfaat sekaligus risiko yang muncul dari penggunaan teknologi kecerdasan buatan.

Karena itu, pelajar diharapkan tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menempatkan AI sebagai alat bantu yang digunakan secara bertanggung jawab. Kreativitas, daya kritis, kejujuran akademik, keamanan data, serta etika digital menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan AI.

Baca Juga  Bareskrim Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 6 Anggotanya

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Magelang berharap lahir generasi muda yang tidak gagap teknologi, tetapi justru mampu beradaptasi dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang produktif.

Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan pun dinilai penting untuk membangun ekosistem digital yang sehat, terutama ketika perkembangan AI berlangsung begitu cepat dan semakin dekat dengan kehidupan pelajar.

Polresta Magelang berkomitmen terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda agar mereka mampu menghadapi perubahan zaman dengan pengetahuan, kreativitas, tanggung jawab, dan integritas.

Cerdas memanfaatkan teknologi, kritis menyaring informasi, kreatif dalam berkarya, dan tetap beretika.(*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *