146 Mahasiswa Baru Pascasarjana FKM Unhas Ikuti PKKMB 2026
MAKASSAR, LINTASTIDARNEWS.ID – Sebanyak 146 mahasiswa baru Program Magister dan Program Doktor Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Prof. dr. H. Sirajuddin Beku, SKM., Gedung C Lantai 2 FKM Unhas tersebut menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, sistem pembelajaran, budaya riset, serta berbagai aspek pendidikan yang akan mereka jalani di jenjang pascasarjana.

Sebanyak 146 mahasiswa tersebut berasal dari tujuh program studi, yakni 32 mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Kesehatan Masyarakat, 27 mahasiswa S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, 38 mahasiswa S2 Administrasi Rumah Sakit, 10 mahasiswa S2 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 21 mahasiswa S2 Ilmu Gizi, 12 mahasiswa S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, serta 6 mahasiswa S2 Kesehatan Lingkungan.
Kegiatan dihadiri Dekan FKM Unhas Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris GPM-PR, para Ketua Program Studi Pascasarjana, Sekretaris Program Studi S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Kepala Bagian Tata Usaha beserta para Kepala Subbagian, panitia PKKMB, serta mahasiswa baru Program Pascasarjana FKM Unhas.
Tekankan Komitmen dan Ketepatan Waktu
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unhas, safety induction, pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, laporan ketua panitia, serta sambutan Dekan FKM Unhas.
Dalam sambutannya, Ansariadi menekankan pentingnya komitmen mahasiswa dalam menjalani pendidikan pascasarjana. Menurutnya, mahasiswa harus mampu mengelola waktu secara optimal dan memiliki target yang jelas dalam menyelesaikan studi.
Ia mengatakan, program pendidikan yang dirancang FKM Unhas diharapkan dapat membantu mahasiswa menyelesaikan studi secara efektif, dengan target tiga tahun dan paling lama empat tahun.
“Kami berharap adik-adik sekalian cepat lulus. Program yang kami desain harapannya bisa membantu adik semua, tiga tahun paling lama empat tahun,” ujar Ansariadi.
Dekan juga memahami bahwa mahasiswa S2 dan S3 kemungkinan memiliki tanggung jawab maupun komitmen lain di luar kegiatan perkuliahan. Namun, kondisi tersebut diharapkan tidak mengurangi kesungguhan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan.
“S2, S3, Anda kuliah di sini, kami yakin Anda punya komitmen lain, tapi kami harap Anda juga berkomitmen untuk bisa menyelesaikan studinya tepat waktu,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan pascasarjana membutuhkan kemandirian, konsistensi, pengelolaan waktu, serta tanggung jawab akademik yang kuat.
Bekali Mahasiswa dengan Sistem Akademik dan Riset
Setelah pembukaan, mahasiswa mendapatkan berbagai pembekalan mengenai kehidupan akademik di FKM Unhas. Materi diawali dengan pengenalan kalender dan peraturan akademik yang disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan organisasi, tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana fakultas. Selanjutnya, mereka memperoleh pemahaman mengenai kegiatan riset, kerja sama, dan inovasi yang menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas akademik mahasiswa pascasarjana.
Pembekalan turut mencakup pengenalan Jurnal FKM serta sistem penjaminan mutu dalam proses pembelajaran, termasuk peran mahasiswa dalam peningkatan mutu dan sosialisasi VMTS FKM Unhas periode 2025–2029.
Berbagai materi tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai ekosistem akademik yang akan menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan magister maupun doktoral.
Mengenal Lebih Dekat Program Studi
Setelah mengikuti pembekalan di tingkat fakultas, mahasiswa kemudian diarahkan untuk mengenal program studi masing-masing.
Pengenalan Program Studi S2 dan S3 dilaksanakan secara terpisah sesuai program studi dengan melibatkan ketua masing-masing program studi. Pada sesi ini, mahasiswa memperoleh gambaran lebih rinci mengenai proses pendidikan, lingkungan akademik, serta arah pengembangan keilmuan dan penelitian di program studi yang dipilih.
Tahapan tersebut menjadi penting agar mahasiswa tidak hanya memahami FKM Unhas secara kelembagaan, tetapi juga mengenal lebih dekat lingkungan akademik yang akan menjadi ruang belajar dan pengembangan keilmuan selama menempuh pendidikan pascasarjana.
Dari Kampus Menuju Kontribusi bagi Kesehatan Masyarakat
Pelaksanaan PKKMB Pascasarjana FKM Unhas tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru. Pembekalan akademik, pengenalan riset dan inovasi, sistem penjaminan mutu, hingga pengenalan program studi dirancang sebagai bekal awal untuk menghadapi pendidikan yang menuntut kemandirian dan tanggung jawab.
Dorongan untuk menyelesaikan studi tepat waktu menjadi salah satu pesan utama. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan waktu secara optimal, menjaga konsistensi akademik, serta menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu dan praktik kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, Tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, serta Tujuan 17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan.
Di sisi lain, penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan juga sejalan dengan Asta Cita ke-4, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Dengan bekal akademik, kemampuan riset, dan semangat kolaborasi, sebanyak 146 mahasiswa baru Program Magister dan Doktor FKM Unhas kini memulai perjalanan baru. Bukan sekadar mengejar gelar akademik, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi insan intelektual yang mampu menghasilkan gagasan, penelitian, dan inovasi bagi kemajuan kesehatan masyarakat.
(Ainun Jariah – Biro LTN Makassar)
