PKKMB FKM Unhas 2026 Resmi Dibuka, 494 Mahasiswa Baru Siap Menjadi Insan Kesehatan Masyarakat
MAKASSAR, LINTASTIDARNEWS.ID — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi membuka rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026, Rabu (12/08/2026).
Pembukaan yang berlangsung di Aula Prof. Dr. H. Sirajuddin Beku, SKM., Gedung C Lantai 2 FKM Unhas tersebut diikuti 494 mahasiswa baru, terdiri atas 344 mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dan 150 mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Gizi.
Kegiatan turut dihadiri Ketua dan Sekretaris Senat, Dekan FKM Unhas, para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris GPM-PR, para Ketua dan Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi dan Dietisien, Sekretaris Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Kepala Bagian Tata Usaha beserta para Kepala Subbagian, Ketua Ikatan Alumni FKM Unhas, panitia PKKMB, serta mahasiswa volunteer.
Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Hasanuddin, dilanjutkan safety induction, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, laporan Ketua Panitia, Hymne Unhas dan Mars FKM, hingga penandatanganan Pakta Integritas.
Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., kemudian menyampaikan sambutan sekaligus memberikan pembekalan awal kepada mahasiswa baru. Setelah pemaparan materi mengenai Zona Integritas FKM Unhas, Ansariadi secara resmi membuka rangkaian PKKMB FKM Unhas Tahun 2026.
494 Mahasiswa Terpilih dari Ribuan Peminat
Dalam sambutannya, Ansariadi mengingatkan mahasiswa baru bahwa kesempatan menempuh pendidikan di FKM Unhas merupakan kepercayaan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Ia mengungkapkan, tingginya jumlah peminat FKM Unhas menunjukkan besarnya minat calon mahasiswa untuk bergabung dengan fakultas tersebut. Dari ribuan peminat, hanya sebagian yang berhasil diterima.
“FKM Unhas masuk tiga besar, terbaik dari sisi peminat terbanyak di Universitas. Kalau saya hitung-hitung, ada 4.000-an lebih orang yang berminat masuk FKM Unhas, tetapi yang diterima hanya 494. Artinya, adik-adik yang bisa masuk adalah orang-orang yang terpilih, bukan sembarang orang yang bisa masuk,” ujar Ansariadi.
Karena itu, ia meminta mahasiswa baru menjaga nama baik dan marwah FKM Unhas serta memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin.
Tak Hanya Akademik, Mahasiswa Dibekali Kehidupan Kampus
Usai pembukaan, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi untuk mengenal lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan di FKM Unhas.
Materi meliputi kalender dan peraturan akademik, pengembangan kemahasiswaan, riset, kerja sama dan inovasi, organisasi, sarana dan prasarana fakultas, hingga sistem penjaminan mutu pembelajaran.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dan S1 Ilmu Gizi, Kawasan Tanpa Rokok, pembinaan karakter religius, jurnal FKM, serta prospek kerja alumni.
Pembekalan tersebut diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus, memahami berbagai fasilitas dan peluang pengembangan diri, sekaligus mempersiapkan perjalanan akademik mereka di bidang kesehatan masyarakat.
Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Adaptif
Ansariadi juga mendorong mahasiswa baru agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi mengembangkan kemampuan organisasi, komunikasi, kepemimpinan, dan adaptasi.
Menurutnya, kemampuan berorganisasi penting bagi mahasiswa kesehatan masyarakat karena bidang tersebut tidak terlepas dari kemampuan mengelola dan bekerja bersama banyak orang.
“Adik-adik sekalian harus belajar berorganisasi, karena di public health itu belajar mengatur orang. Hindari hal-hal yang sifatnya destruktif, persiapkan diri menghadapi perubahan-perubahan yang ada, dan Anda harus bisa berbahasa Inggris,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa lulusan FKM Unhas diharapkan memiliki kompetensi yang utuh, tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta kesiapan menghadapi perubahan zaman.
Perkuat SDM Kesehatan untuk Mendukung SDGs dan Asta Cita
Pelaksanaan PKKMB FKM Unhas Tahun 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Kegiatan tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, Tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, serta Tujuan 17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan.
Selain itu, pembekalan mahasiswa baru juga relevan dengan Asta Cita ke-4, yakni penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Penguatan integritas, karakter, kompetensi akademik, kemampuan berorganisasi, serta kesiapan menghadapi perubahan menjadi fondasi penting dalam membentuk calon insan kesehatan masyarakat yang mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Rangkaian PKKMB FKM Unhas Tahun 2026 berlangsung selama dua hari, 12–13 Agustus 2026. Hari pertama menjadi momentum penting bagi 494 mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, nilai-nilai, budaya, serta kehidupan kemahasiswaan di FKM Unhas.
Dari ruang orientasi inilah perjalanan baru para calon insan kesehatan masyarakat dimulai—bukan sekadar menjadi mahasiswa, tetapi dipersiapkan untuk kelak hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan kesehatan masyarakat.(Ainun–Mksr)
