Mengabdi untuk Negeri, 70 Calon Paskibraka Kota Magelang Siap Mengemban Amanah HUT ke-81 RI
KOTA MAGELANG, LINTASTIDARNEWS.ID – Sebanyak 70 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Magelang Tahun 2026 resmi memasuki Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) sebagai tahapan akhir sebelum mengemban tugas suci mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan Puslatda berlangsung khidmat di Stadion H. Moch. Soebroto, Magelang Utara, Rabu (22/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi awal dari proses pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan, dan jiwa nasionalisme bagi para calon Paskibraka yang telah lolos dari seleksi ketat.
Dari lebih dari 200 pelajar SMA/SMK sederajat se-Kota Magelang yang mengikuti seleksi, hanya 70 peserta terbaik yang berhasil terpilih. Mereka akan menjalani pembinaan intensif selama 25 hari hingga menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada 17 Agustus 2026.
Pembukaan Puslatda dipimpin Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Magelang, Dr. Agus Satiyo Hariyadi, M.Si, yang hadir mewakili Wali Kota Magelang.
Membacakan sambutan Wali Kota, Agus Satiyo Hariyadi menegaskan bahwa menjadi calon anggota Paskibraka merupakan amanah besar sekaligus kehormatan yang tidak dimiliki semua pelajar.
“Terpilih sebagai calon Paskibraka adalah kesempatan yang sangat berharga. Laksanakan seluruh rangkaian latihan dengan disiplin, sungguh-sungguh, dan penuh keikhlasan. Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Magelang yang dipercaya membawa kehormatan bangsa melalui pengibaran Sang Merah Putih,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para peserta akan menjalani Puslatda selama 25 hari kemudian dikukuhkan pada 15 Agustus 2026 sebelum memasuki masa karantina hingga pelaksanaan upacara Hari Kemerdekaan.
Menurutnya, karantina dilakukan untuk memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi fisik dan mental terbaik sehingga mampu menjalankan tugas tanpa hambatan pada hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Tak hanya bertugas saat upacara kemerdekaan, para anggota Paskibraka juga akan mengemban amanah sebagai Duta Pancasila. Mereka akan berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan masyarakat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui program pembinaan yang difasilitasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Usai melaksanakan tugas pengibaran bendera, mereka akan menjadi Duta Pancasila yang terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Bagi para peserta, kesempatan menjadi calon Paskibraka merupakan kebanggaan yang akan dikenang sepanjang hidup.
Suaif Almaarif Aditya, siswa SMA Negeri 1 Kota Magelang yang dipercaya sebagai “Lurah” peserta Puslatda, mengaku keberhasilannya menjadi calon Paskibraka merupakan mimpi yang akhirnya terwujud.
“Menjadi Paskibraka adalah kebanggaan besar bagi saya. Saya bisa membanggakan orang tua, keluarga, dan sekolah. Ayah saya dulu pernah mengikuti seleksi Paskibraka namun belum berhasil. Alhamdulillah, saya bisa mewujudkan cita-cita itu dan akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Kota Magelang dan Indonesia,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Olivia, siswi SMA Negeri 5 Kota Magelang. Ia mengaku termotivasi oleh sang kakak yang pernah aktif sebagai anggota paskibra di sekolah.
“Saya bangga bisa menjadi calon Paskibraka Kota Magelang. Kakak saya menjadi inspirasi untuk terus berlatih dan mengabdi kepada bangsa melalui tugas mulia ini,” katanya.
Selama Puslatda, para peserta akan dibina oleh instruktur dari unsur TNI dan Polri. Instruktur utama, Ipda Yuli dari Satbinmas Polres Magelang Kota, menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris, tetapi juga pembentukan karakter.
“Yang paling utama adalah menanamkan disiplin, menjaga kesehatan, membangun semangat juang, memperkuat kerja sama, kekompakan, saling menghormati, dan kebersamaan. Semua itu menjadi bekal untuk melaksanakan tugas dengan sempurna sekaligus menjadi generasi muda yang berkarakter,” tegasnya.
Pemusatan Latihan Daerah Paskibraka Kota Magelang 2026 diharapkan menjadi kawah candradimuka yang melahirkan generasi muda berintegritas, berjiwa patriot, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Mereka bukan hanya akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada HUT ke-81 Republik Indonesia, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga persatuan, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, dan meneruskan cita-cita perjuangan bangsa.(*)

