Liburan ke Madiun Tak Cuma Soal Pecel, Ini Itinerary 2 Hari 1 Malam Lengkap dengan Wisata Alam, Kuliner, dan Spot Instagramable

0
images (9)

LINTASTIDARNEWS.ID (MADIUN) – Selama ini Madiun lebih dikenal sebagai Kota Pecel. Namun, di balik kuliner legendarisnya, daerah yang berada di bagian barat Jawa Timur ini menyimpan beragam destinasi wisata yang layak masuk daftar liburan akhir pekan. Mulai dari hutan pinus yang sejuk di kaki Gunung Wilis, pemandian alami, wisata sejarah, hingga kawasan pusat kota yang estetik untuk menikmati suasana malam.

Jaraknya yang mudah dijangkau dari Surabaya, Solo, Yogyakarta maupun Magetan membuat Madiun menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan singkat tanpa harus menghabiskan banyak waktu di perjalanan.

Berikut rekomendasi destinasi, waktu terbaik berkunjung, hingga itinerary yang bisa dijadikan referensi.

1. Hutan Pinus Nongko Ijo, Menikmati Sejuknya Kaki Gunung Wilis

Jika hanya memiliki waktu mengunjungi satu destinasi wisata alam di Madiun, Hutan Pinus Nongko Ijo menjadi pilihan yang paling direkomendasikan.

Terletak di Kecamatan Kare, sekitar 40 menit dari pusat Kota Madiun, kawasan ini menawarkan hamparan pohon pinus yang menjulang tinggi dengan udara pegunungan yang sejuk sepanjang hari. Di dalam kawasan tersedia gardu pandang, rumah pohon, ayunan, area camping, hingga berbagai spot foto berlatar hutan pinus.

Selain menjadi lokasi favorit berburu foto, tempat ini juga cocok bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan. Beberapa warung lokal juga menyediakan makanan dan minuman hangat yang pas dinikmati di tengah udara sejuk pegunungan.

Waktu terbaik berkunjung: pukul 07.00–10.00 WIB atau sore hari pukul 15.00–17.00 WIB saat cahaya matahari menembus sela-sela pepohonan pinus.


2. Wana Wisata Grape, Wisata Alam Sekaligus Tempat Piknik Keluarga

Masih berada di kawasan lereng Gunung Wilis, Wana Wisata Grape menawarkan suasana hutan yang dipadukan dengan aliran sungai yang jernih.

Baca Juga  Razia Rutan, Tim Gabungan Temukan Paku, Korek Api Hingga Tali

Banyak wisatawan datang untuk sekadar piknik, bermain air, hingga menikmati udara segar khas pegunungan. Saat musim hujan, kawasan ini terlihat semakin hijau sehingga cocok menjadi destinasi healing bersama keluarga maupun teman.


3. Madiun Umbul Square, Pemandian Air Alami dan Mini Zoo

Bagi wisatawan yang datang bersama anak-anak, Madiun Umbul Square bisa menjadi pilihan.

Destinasi ini memiliki kolam pemandian air alami yang berasal dari sumber mata air belerang peninggalan masa kolonial. Selain kolam renang, kawasan ini dilengkapi mini zoo, wahana permainan anak, flying fox, rumah hobbit, kereta mini, hingga area outbound sehingga cocok menjadi wisata keluarga.

Waktu terbaik: pagi hari sebelum pukul 10.00 WIB agar suasana belum terlalu ramai.


4. Pahlawan Street Center, Ikon Kota Madiun yang Ramai Saat Malam

Tak lengkap berkunjung ke Madiun tanpa menikmati suasana Pahlawan Street Center atau PSC.

Kawasan ini menjadi ruang publik favorit masyarakat untuk berjalan santai, bersepeda, berburu kuliner kaki lima hingga menikmati berbagai landmark unik yang menyerupai ikon dunia.

Saat malam hari, lampu-lampu kota membuat kawasan ini semakin hidup sehingga cocok dijadikan tempat bersantai setelah seharian berwisata.


5. Monumen Kresek, Wisata Sejarah yang Sarat Edukasi

Bagi pencinta sejarah, Monumen Kresek menjadi destinasi yang patut dikunjungi.

Kompleks monumen ini dibangun untuk mengenang peristiwa Madiun 1948. Di dalam kawasan terdapat relief, diorama, patung, hingga area terbuka yang sering dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai maupun berolahraga.


Rekomendasi Kuliner Wajib Dicoba di Madiun

Berwisata ke Madiun belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya.

Pecel Madiun

Menu paling ikonik dengan siraman sambal kacang bercita rasa gurih, pedas, dan sedikit manis. Biasanya disajikan bersama rempeyek kacang atau peyek teri.

Baca Juga  Akbar Ridho Hartono Borong Dua Medali Emas di Temanggung Championship 2025

Brem Madiun

Oleh-oleh khas berbahan fermentasi ketan yang memiliki rasa manis sekaligus sensasi dingin ketika meleleh di mulut.

Pentol Corah

Jajanan khas Madiun yang terkenal dengan kuah pedas menggugah selera.

Soto Ayam Kampung

Banyak warung legendaris di Madiun menyajikan soto dengan kuah bening yang gurih dan cocok disantap saat pagi hari.

Madumongso

Camilan tradisional berbahan ketan hitam dengan cita rasa manis legit yang sudah menjadi oleh-oleh khas Madiun sejak puluhan tahun.


Itinerary Wisata Madiun 2 Hari 1 Malam

Hari Pertama

07.30 WIB
Sarapan Pecel Madiun.

09.00 WIB
Berangkat menuju Hutan Pinus Nongko Ijo.

11.30 WIB
Makan siang di kawasan Kare.

13.00 WIB
Mengunjungi Wana Wisata Grape.

16.00 WIB
Check in hotel.

18.30 WIB
Menikmati suasana malam di Pahlawan Street Center sambil berburu kuliner.


Hari Kedua

07.00 WIB
Sarapan soto ayam kampung.

08.30 WIB
Bermain di Madiun Umbul Square.

11.00 WIB
Mengunjungi Monumen Kresek.

12.30 WIB
Berburu oleh-oleh khas berupa brem, madumongso, dan sambal pecel.

14.00 WIB
Perjalanan pulang.


Kapan Waktu Terbaik Berkunjung ke Madiun?

Musim kemarau, terutama pada Mei hingga September, menjadi periode yang paling nyaman untuk menikmati wisata alam di Madiun. Cuaca cenderung cerah sehingga aktivitas outdoor lebih maksimal.

Sementara itu, jika ingin menikmati suasana kota yang lebih hidup, datanglah saat akhir pekan atau menjelang malam. Kawasan pusat kota seperti Pahlawan Street Center biasanya dipenuhi aktivitas masyarakat dan beragam pilihan kuliner.

Madiun menawarkan pengalaman wisata yang lengkap dalam satu perjalanan. Mulai dari hutan pinus yang sejuk, wisata keluarga, wisata sejarah, hingga kuliner legendaris yang telah dikenal luas. Dengan jarak antarobjek wisata yang relatif dekat, kota ini cocok dijadikan destinasi short escape selama akhir pekan tanpa harus menguras anggaran maupun waktu perjalanan. (dee)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *