Magelang Fair 2026 Dibuka, Wali Kota Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

0
Walikota Magelang didampingi Wakil Walikota dan Deputy Mentri Perindustrian Menggunting Pita Arena Magelang Fair 2026. (LTN)

LINTASTIDARNEWS.ID (KOTA MAGELANG – Wali Kota Magelang secara resmi membuka Magelang Fair 2026 di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (8/7/2026) malam. Ajang yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Magelang sekaligus menyemarakkan Hari Koperasi Nasional itu diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan sektor perdagangan serta jasa.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Magelang Fair bukan sekadar pameran, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, perbankan, dan masyarakat untuk membuka peluang kerja sama baru.
Mengusung semangat “Membangun Bersama, Melayani Sepenuh Hati”, Pemerintah Kota Magelang terus mendorong transformasi menuju My City Smart City 2027.

Menurutnya, pembangunan kota harus direncanakan dengan baik, dilaksanakan secara bertahap (step by step), serta dijalankan dengan hati agar seluruh program dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kota Magelang dibangun melalui kebersamaan. Kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan kota yang produktif, maju, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ketua Panitia Magelang Fair 2026 yang juga Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (PPKUM) menyampaikan bahwa penyelenggaraan Magelang Fair menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Ia mengatakan, Kota Magelang memiliki karakter sebagai kota perdagangan dan jasa sehingga penguatan sektor tersebut menjadi prioritas pembangunan ekonomi. Dengan keterbatasan lahan, Magelang tidak diarahkan menjadi kota industri, melainkan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program vokasi dan penyaluran tenaga kerja ke berbagai daerah, seperti Batang, Yogyakarta, Ungaran, Jakarta, hingga Jepang.

Pemerintah Kota Magelang juga mengapresiasi dukungan dunia perbankan yang terus bersinergi dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pertumbuhan ekonomi Kota Magelang mencapai 5,9 persen, masih berada di atas rata-rata nasional maupun Provinsi Jawa Tengah. Ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi harus dilakukan melalui gerakan bersama antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Gelar Operasi Pekat, DPRD dan Satpol PP Kota Serang Razia Tempat Hiburan Malam

Ia menambahkan, tidak ada kesuksesan yang diraih sendirian. Sinergi dan kolaborasi antardaerah, termasuk dengan Kabupaten Magelang, Temanggung, Purworejo, dan Kebumen, menjadi modal penting dalam memperkuat perekonomian kawasan.
Sebagai bagian dari upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Kota Magelang juga menyiapkan sekitar 150 agenda kegiatan sepanjang 2026 yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas pasar UMKM, serta menggerakkan sektor perdagangan dan jasa di Kota Magelang.
Kehadiran Staf Kementerian Perindustrian, Dr. Lamankola, dalam pembukaan Magelang Fair 2026 turut menjadi dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan ekonomi daerah melalui penguatan industri kreatif, UMKM, dan kolaborasi lintas sektor.(Gus)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *