KUPS Perempuan Batang Tingkatkan Nilai Ekonomi Bunga Telang dan Rosella Lewat Inovasi Produk Herbal

0
IMG-20260702-WA0073

LINTASTIDARNEWS.ID (PEKALONGAN) – Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan Kabupaten Batang terus didorong meningkatkan nilai tambah hasil hutan bukan kayu (HHBK) melalui inovasi pengolahan bunga telang dan bunga rosella menjadi produk herbal bernilai ekonomi. Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Diversifikasi Produk HHBK yang digelar di UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota, Rabu (1/7/2026).

Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Meningkatkan Akses Perempuan terhadap Lahan Melalui Program Perhutanan Sosial dan Meningkatkan Kewirausahaan Sosial pada Komoditas Wanatani Berkelanjutan. Kegiatan diikuti anggota KUPS Perempuan Kabupaten Batang yang selama ini mengelola berbagai komoditas hasil hutan bukan kayu.

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai manfaat kesehatan bunga telang dan bunga rosella, teknik pengolahan menjadi bubuk herbal, penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan, teknik pengemasan produk, hingga praktik langsung menghasilkan produk siap jual.

Kepala UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota, Teuku Reza Fadli, mengatakan inovasi pengolahan tanaman herbal menjadi produk bernilai tambah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

“Bunga telang dan bunga rosella memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk herbal berkualitas. Melalui pelatihan ini kami berharap peserta tidak hanya menguasai teknik pengolahan yang baik dan higienis, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu sehingga memiliki daya saing di pasar,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai khasiat herbal bagi kesehatan dari narasumber BPSJ, kemudian mempraktikkan proses pengolahan bunga telang dan rosella menjadi bubuk herbal menggunakan peralatan sesuai standar.

Peserta juga dibekali teknik pengemasan agar produk memiliki tampilan menarik dan nilai jual lebih tinggi.
Perwakilan PUPUK Surabaya, Endang Susilowati, menegaskan penguatan kapasitas perempuan menjadi salah satu kunci keberhasilan program perhutanan sosial.

Baca Juga  Respon Cepat, Polisi Evakuasi ODGJ Ngamuk

“Perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan usaha keluarga. Melalui pelatihan diversifikasi produk HHBK ini, kami berharap KUPS Perempuan mampu menciptakan produk inovatif yang bernilai tambah, memperluas akses pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” katanya.

Kabupaten Batang memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman herbal, khususnya bunga telang (Clitoria ternatea) dan bunga rosella (Hibiscus sabdariffa). Selama ini kedua komoditas tersebut umumnya dipasarkan dalam bentuk segar maupun kering. Melalui inovasi pengolahan menjadi bubuk herbal, produk diharapkan memiliki daya simpan lebih lama, lebih praktis digunakan, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi kelompok usaha perempuan.

Salah seorang peserta dari KUPS Lembah Wangi, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Lekha, mengaku pelatihan tersebut membuka wawasan baru bagi kelompoknya.

“Selama ini kami hanya mengetahui bunga telang dan rosella dijual dalam bentuk kering. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami memperoleh pengetahuan bagaimana mengolahnya menjadi bubuk herbal yang lebih praktis, menarik, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Kami berharap ilmu ini dapat kami terapkan dan dikembangkan bersama anggota KUPS,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan KUPS Perempuan Kabupaten Batang mampu menghasilkan produk herbal yang berkualitas, berdaya saing, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengembangan usaha berbasis hasil hutan bukan kayu. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Keterangan Foto: Peserta mengikuti praktik pengolahan bunga telang dan bunga rosella menjadi bubuk herbal pada Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota, Rabu (1/7/2026).(*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *