IMG-20260112-WA0066

LINTASTIDARNEWS.ID (MAGELANG) Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Arkadewi Candra Maya (Keningar) yang beralamat di Desa Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, menerapkan serangkaian langkah terstruktur guna memastikan keamanan, kebersihan, ketepatan waktu, dan pemenuhan gizi bagi ribuan sasaran Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses pengolahan, pengecekan bahan, hingga penyusunan menu dilakukan sesuai standar dan pedoman serta arahan pusat.

Saat dikunjungi awak media Senin (12/01/2026) pagi, Kepala Dapur SPPG Arkadewi Candra Maya yakni Azizun Khalim memaparkan bahwa bahan baku selalu datang di sore hari sebagai upaya menjaga kesegaran dan mutu.

“Bahan baku datang sore hari sebelum pemasakan, pengolahan mulai jam 1 pagi, packing paling awal jam 6 pagi untuk anak PAUD dan TK, dan maksimal jam 9 pagi untuk SD,” ujar Kepala Dapur.

Dikatakan Kepala Dapur, bahwa SPPG Keningar melayani 2.570 penerima manfaat (PAUD, TK, RA, SD, MI, dan SMP). Terkait menu, dijelaskan juga bahwa makanan yang disajikan disusun sesuai arahan petugas gizi dengan menu yang bervariasi dan setiap hari diganti.

“SPPG Keningar sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dan juga SPPG ini terletak di Desa Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, dimana terletak 7 km dari puncak Gunung Merapi,” katanya.

SPPG Keningar melibatkan warga dan petani sekitar untuk kebutuhan bahan pokok yakni sayur dan daging.

Kepala Sekolah SDN Keningar 1, Ardi Firmanto, sangat mengapresiasi adanya SPPG Keningar ini. Menurutnya, dengan hadirnya SPPG ini sangat mendukung untuk proses belajar mengajar di sekolahnya.

“Bisa dilihat sendiri secara langsung gimana para siswa sangat antusias sekali dengan hadirnya mobil SPPG yang membawakan menu makanan. Terlebih, menu yang dihadirkan juga sangat enak dan bersih, serta bervariasi di setiap harinya,” terang Kepala Sekolah SDN Keningar 1.

Baca Juga  SBM Meriahkan Doa Lintas Iman dan Aksi Peduli Bencana Sumatera oleh Forum Relawan Magelang Raya

Ditambahkan oleh Kepala Sekolah, pihaknya berharap dengan adanya SPPG ini bisa membuat semangat kembali proses belajar mengajar dari para siswa itu sendiri. Karena sebelum adanya program SPPG ini, banyak sekali para siswa yang mengantuk menjalani proses belajar mengajar di sekolah.

“Para siswa ditanya kenapa mengantuk, jawabannya katanya lapar belum sarapan. Namun dengan hadirnya SPPG ini, para siswa kembali semangat kembali dalam mengikuti proses belajar di sekolah. Terimakasih Presiden atas program ini,” jelas Kepala Sekolah SDN Keningar 1.

Sementara salahsatu siswa SDN Keningar 1, Marchel Ardika P merasa senang sekali dengan hadirnya SPPG Keningar. Menurut siswa ini, bahwa menu yang dihadirkan sangat enak sekali, dan membantu dirinya untuk lebih bersemangat lagi dalam belajarnya.

SPPG Keningar melayani sebanyak 46 sekolah. Melalui jalan dan jalur yang ekstrim, SPPG Keningar hadir dengan ikhlas dan semangat untuk membangun negeri.

Perlu diketahui, SPPG Keningar sendiri setiap hari bergelut di jalur ekstrim menuju pendistribusian di sekolah-sekolah. Bahkan, seringkali berpapasan dengan kendaraan truk yang membawa pasir atau batu, karena proses pendistribusian memang melewati jalur akses pertambangan. (rif)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *