Pemkot Solo Klaim Bisa Hemat Tagihan Listrik Rp 20 M, Pasang 1.062 Meteran PJU

0
IMG-20260919-WA0010

LINTASTIDARNEWS.ID (SOLO) Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memproyeksikan tagihan listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) akan turun hingga 40 persen pada 2027. Penghematan diklaim bisa mencapai Rp 20 miliar. Uang tersebut nantinya akan dialokasikan untuk meningkatkan layanan angkutan umum.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Taufiq Muhammad mengatakan, efisiensi anggaran ini dilakukan dengan cara memasang 1.062 unit meteran PJU pada 2026. Pemasangan meteran ini disebut bisa merapikan sistem pembayaran listrik yang sebelumnya menggunakan sistem abonemen (non-meter).

“Totalnya ada 1.062 meteran yang kita pasang di tahun 2026. Itu seluruh Kota Solo kita meterisasi semuanya. Target 2026 kita sudah tidak ada PJU yang menggunakan abonemen,” kata Taufiq di Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2026), dikutip Kompas.

Taufiq menjelaskan, penggunaan sistem abonemen selama ini membuat tagihan listrik PJU mencapai Rp 52 miliar per tahun. Melalui sistem meterisasi, daya listrik yang dikonsumsi PJU dapat terukur secara perinci sesuai pemakaian. Menurut dia, penerapan kWh meter terukur ini dipastikan memangkas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara signifikan mulai tahun depan.

“Kemarin sudah ditetapkan kalau sudah pakai meteran, mulai 2027 kita efisien 40 persen. Tahun ini kita Rp 52 miliar untuk bayar PJU. Tahun depan di angka Rp 32 miliar. Jadi hemat Rp 20 miliar,” jelasnya.

Penghematan biaya tagihan listrik PJU tersebut dialihkan untuk peningkatan pelayanan angkutan umum dan keselamatan jalan.

“Rp 20 miliar dari efisiensi PJU ini, sesuai kebijakan Mas Wali Kota, digunakan untuk peningkatan pelayanan angkutan umum, penggantian PJU yang rusak, serta peningkatan keselamatan jalan,” katanya.

Wali Kota Solo, Respati Ardi mengatakan, bahwa program meterisasi PJU akan dilakukan secara bertahap. Tahun ini fokus di kawasan jalan protokol yang meliputi Jalan Slamet Riyadi, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Tentara Pelajar.

Baca Juga  Usul Tambah Rp 984 T ke Kementerian Keuangan, Anggaran K/L Tembus Rp 2.000 T di Tahun 2027

Respati menyampaikan bahwa program meterisasi PJU akan berlangsung hingga 2029.

“Bertahap nanti hingga tahun 2029 ya. Nanti Insyaallah semua sudah terang semuanya,” kata Respati. (*)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *